15 May 2026

Get In Touch

DPRD Sidoarjo Genjot Literasi: Ajak Anak Buat Komik Sejarah dan Budaya Daerah

Zahlul Yussar,Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo
Zahlul Yussar,Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo

SIDOARJO (Lentera) - DPRD Sidoarjo menggenjot literasi di wilayahnya dengan mengajak anak-anak untuk membuat karya melalui pembuatan komik sejarah dan budaya daerah.

Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul Yussar, menyebutkan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara legislatif dan eksekutif untuk membuktikan literasi di Sidoarjo terus berkembang dan tidak tertinggal.

"Kami ingin menunjukkan Sidoarjo tidak kalah maju soal literasi. Kami berjuang agar kualitasnya terus naik, dan kegiatan ini bukan sekadar seremonial saja," ujar Zahlul, Senin (11/5/2026).

Di tengah gempuran dunia digital, menurutnya literasi tidak lagi melulu soal membaca buku di perpustakaan, melainkan mengajak anak-anak membuat karya komik yang berisi sejarah, budaya, dan dongeng khas daerah setempat.

Program ini dirancang agar lebih dekat dengan selera generasi muda. Lewat gambar dan cerita, anak-anak tidak hanya belajar membaca dan menulis, tapi sekaligus mengenal warisan budaya dan sejarah daerahnya sendiri dengan cara yang menyenangkan.

Menurutnya, media komik dipilih karena memberikan kebebasan bagi anak untuk mengekspresikan ide dan kreativitas.

Hasilnya pun sangat memuaskan, banyak peserta yang ternyata memiliki bakat luar biasa dalam menggambar dan bercerita. Mereka mampu mengubah kisah sejarah yang berat menjadi cerita bergambar yang ringan dan mudah dimengerti teman sebayanya.

"Ternyata banyak bakat terpendam di sana. Potensi ini harus terus kita dukung dan kembangkan," tambahnya.

Ke depannya, karya-karya terbaik anak-anak ini tidak hanya jadi arsip. Pemerintah berencana bekerja sama dengan penerbit nasional agar komik sejarah Sidoarjo ini bisa dicetak secara profesional dan dikenal masyarakat luas.

Program ini diharapkan menjadi program unggulan berkelanjutan dengan anggaran yang sudah disiapkan di dinas terkait, bukan kegiatan satu kali saja. Lokasi kegiatannya pun bakal diperluas ke desa-desa dan tempat wisata, sekaligus membantu menggerakkan ekonomi lokal lewat BUMDes.

Selain membuat komik, Sidoarjo juga gencar menggalakkan program literasi lain seperti cooking class keliling kecamatan, perpustakaan keliling ke pelosok desa, hingga pemanfaatan Studio Bolam sebagai tempat belajar yang seru dan tidak membosankan bagi siswa sekolah.

Reporter: Teguh/Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.