SURABAYA (Lentera) -Program Hari Fraksi yang digelar Fraksi PKB DPRD Jawa Timur di Kantor DPW PKB Jatim menerima berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur, distribusi BBM subsidi bagi nelayan, hingga kasus kekerasan seksual.
Aspirasi masyarakat disampaikan secara langsung maupun melalui siaran live TikTok di akun @dpwpkbjatim. Salah satu aduan yang menjadi perhatian datang dari warga Lumajang terkait kasus kekerasan seksual terhadap perempuan disabilitas.
Kuasa hukum korban, Shifa Khilwiyatul Muti’ah, datang langsung ke Kantor PKB Jatim untuk meminta perhatian terhadap kasus yang tengah ditanganinya.
“Saya datang ke sini [PKB Jatim] harapannya agar kasus ini segera ditangani lebih serius lagi,” ungkapnya, Jumat (08/05/2026).
Shifa berharap laporannya kepada Fraksi PKB DPRD Jatim dapat mendorong aparat penegak hukum, khususnya Polres Lumajang, untuk segera menangkap pelaku kekerasan seksual yang menimpa AW, perempuan disabilitas asal Kecamatan Padang, Lumajang.
“Harapannya bisa membantu memberikan atensi kepada Polres Lumajang bahwa permasalahan ini masalah serius,” katanya.
Menurut dia, kasus kekerasan seksual dengan korban penyandang disabilitas kerap berhenti tanpa penyelesaian yang jelas.
“Karena seringkali permasalahan pelecehan seksual itu korbannya disabilitas, itu hanya ramai di awal kemudian selesai tanpa ada penyelesaian dengan ditangkapnya pelaku,” tuturnya.
Ia menilai perhatian publik dan dukungan politik diperlukan agar aparat kepolisian memberikan prioritas terhadap penanganan kasus tersebut.
“Biar polres itu juga ikut perhatian dan memberikan perhatian bahwasanya kasus ini memang benar-benar kasus yang berat, harus segera dilakukan pencarian, yang intinya untuk percepatan penyelesaian,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Harian PKB Jatim Thoriqul Haq mengatakan Hari Fraksi yang digelar setiap Jumat memang diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Timur untuk menyampaikan berbagai persoalan.
“Apa saja silahkan sampaikan di Hari Fraksi setiap Jumat, kami siap menerima aspirasi masyarakat. Jika bisa kita tindak lanjuti langsung, akan langsung kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Ia menegaskan PKB siap hadir untuk memperjuangkan masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
“Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai partai politik bahwa kebenaran, kemaslahatan harus diperjuangkan,” pungkasnya.
Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH




.jpg)
