28 April 2026

Get In Touch

Mulai dari Tengah Kota Malang, Dishub Bersih-Bersih Halte Demi Kenyamanan Warga

Petugas Dinas Perhubungan Kota Malang membersihkan halte di Jalan Kertanegara, Senin (27/4/2026). (Santi/Lentera)
Petugas Dinas Perhubungan Kota Malang membersihkan halte di Jalan Kertanegara, Senin (27/4/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai mengintensifkan upaya penataan dan perawatan halte di sejumlah titik. Langkah ini diawali dari kawasan tengah kota, dengan fokus pada pembersihan fasilitas publik demi kenyanan warga.

"Tidak bisa dipungkiri, kemarin dengan adanya komunitas yang bersih-bersih halte, ini menjadi trigger. Tetapi ini juga bentuk tanggung jawab kami bahwa memang harus kami lakukan bersih-bersih," ujar Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Senin (27/4/2026).

Salah satu halte yang menjadi perhatian berada di kawasan Jalan Kertanegara, dekat dengan gedung Balai Kota dan DPRD Kota Malang. Kondisinya dinilai memprihatinkan dengan banyaknya sampah serta aksi vandalisme yang merusak estetika fasilitas umum tersebut.

Menurut pria yang akrab dengan sapaan Jaya ini, secara keseluruhan terdapat hampir 37 halte yang tersebar di Kota Malang. Seluruhnya dinilai membutuhkan penanganan, baik dari sisi kebersihan maupun perbaikan fisik.

Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam melakukan perawatan secara menyeluruh.

"Kami akui ada keterbatasan anggaran. Sehingga perawatan yang bisa kami lakukan saat ini maksimal pada pembersihan. Kami bersihkan dari kotoran, sampah, hingga tanaman-tanaman perdu yang mengganggu," jelasnya.

Selain persoalan kebersihan, Dishub juga mencatat adanya satu halte yang mengalami kerusakan cukup parah di wilayah Gadang. Kondisi tersebut belum dapat ditangani secara optimal karena menunggu alokasi anggaran perbaikan.

"Harapannya nanti kalau sudah ada anggaran, kondisi halte yang kropos bisa kami ganti dengan yang lebih layak," imbuhnya.

Ditegaskannya, kegiatan bersih-bersih halte merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Dishub dalam menjaga infrastruktur serta perlengkapan jalan.

Pada tahap awal, Dishub baru melakukan pembersihan satu halte. Namun, ke depan kegiatan ini direncanakan dilakukan secara bertahap ke halte-halte lainnya, dengan prioritas kawasan tengah kota yang memiliki tingkat aktivitas pengguna lebih tinggi.

"Kenapa dimulai dari tengah kota? Karena di sana pengguna halte lebih banyak, baik pengguna aktif maupun pasif," jelasnya.

Ia merinci, pengguna pasif meliputi masyarakat yang memanfaatkan halte sebagai tempat berteduh atau menunggu jemputan. Sementara pengguna aktif adalah mereka yang secara langsung menggunakan layanan transportasi umum, seperti Trans Jatim maupun angkutan kota (angkot). (ADV)

Reporter: Santi Wahyu

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.