SURABAYA ( LENTERA ) - Okra atau yang memiliki nama latin Abelmoschus esculentus adalah tanaman berbentuk polong panjang berwarna hijau dengan tekstur agak berbulu di permukaannya. Sayuran ini dikenal dengan sebutan lady’s finger di beberapa negara karena bentuknya yang ramping.
Okra banyak dibudidayakan di wilayah beriklim hangat seperti Asia, Afrika, dan Amerika. Sayuran ini menghasilkan lendir alami (mucilage) dengan tekstur kental saat diolah, sehingga kerap dimanfaatkan sebagai bahan pengental dalam sup maupun hidangan kuah.
Meskipun teksturnya berlendir dan belum begitu populer, okra sebenarnya mengandung beragam nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berbagai khasiat yang dimilikinya, sayuran ini tentu sayang untuk dilewatkan dari menu harian.
Okra sebenarnya tergolong dalam jenis buah-buahan, tetapi sering kali dianggap sebagai sayuran. Hal ini terjadi karena okra cukup sering diolah menjadi berbagai hidangan, seperti lalapan, tumis, hingga gorengan.
Okra juga kaya akan kalsium, kolin, zinc, selenium, vitamin B kompleks, vitamin E, serta berbagai jenis antioksidan, termasuk polifenol, flavonoid, isoquercetin, lutein, dan zeaxanthin.
Okra termasuk makanan yang terjangkau yang kaya gizi serta bermafaat bagi kesehatan. Berikut beberapa manfaat okra bagi kesehatan tubuh.
Mengontrol kadar gula darah
Salah satu khasiat okra yang paling dikenal adalah kemampuannya membantu menurunkan seklaigus mengendalikan kadar gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi okra secara rutin dapat menghambat penyerapan gula di usus serta meningkatkan respons tubuh terhadap hormone insulin.
Okra termasuk bahan pangan yang memiliki glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Bagi orang sehat, mengonsumsi okra juga bermanfaat untuk menurunkan risiko terkena diabetes.
Menyehatkan saluran pencernaan
Kandungan serat dan air yang melimpah di dalam okra dapat merangsang pergerakan usus serta membuat tinja lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Selain itu, okra juga memiliki efek prebiotic yang bermanfaat dalam menjaga keseimbangan bakteri baik (probiotik) di usus.
Menjaga kesehatan jantung
Konsumsi okra dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai gangguan kardiovaskular, karena nutrisi melimpah di dalam okra bermanfaat untuk menekan peradangan, mencegah pembekuan darah, membantu mengatur tekanan darah.
Meningkatkan kekuatan tulang dan sendi
Manfaat penting lainnya dari okra adalah membantu menjag kekuatan tulang dan sendi. Hal ini berkaitan dengan kandungan mineral utamanya, yaitu kalsium, yang menjadi sumber utama dalam menjaga kepadatan tulang.
Jika tubuh kekurangan kalsium, tulang akan lebih rentan mengalami keropos. Kondisi ini terjadi karena tubuh akan mengambil cadangan kalsiumdari tulang ketika asupan harian tidak mencukupi, sehingga membuat tulang semakin lemah.
Mengurangi risiko terjangkit kanker
Ekstrak okra diketahui mengandung senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan sifat antikanker yang berperan dalam mengambat perkembangan sel kanker. (Nabilla – mahasiswa UINSA, Berkontribusi dalam tulisan ini)
Kandungan yang terdapat dalam 100 gram okra mentah:
Kalori: 33 gram
Karbohidrat: 7 gram
Protein: 2 gram
Serat: 3 gram
Magnesium: 55 – 60 miligram (14 % kebutuhan harian)
Folat: 60 mikrogram
Vitamin A: 700 IU
Vitamin C: 23 miligram
Vitamin K: 30 mikrogram




.jpg)
