04 April 2026

Get In Touch

Naik 8%, Penumpang KAI di Lebaran 2026 Tembus 5,08 Juta

Ilustrasi:Penumpang Kereta Api Indonesia di Stasiun Malang. (foto:Humas KAI Daop 8 Surabaya)
Ilustrasi:Penumpang Kereta Api Indonesia di Stasiun Malang. (foto:Humas KAI Daop 8 Surabaya)

JAKARTA (Lentera) - Jumlah penumpang kereta api pada periode Angkutan Lebaran 2026 mengalami kenaikan 8,7 persen dibandingkan periode 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5,08 juta pelanggan dilayani sepanjang 11 Maret hingga 1 April 2026.

"Tingginya mobilitas masyarakat pada Lebaran tahun ini dapat terlayani dengan baik melalui kesiapan operasional, kapasitas, serta koordinasi di seluruh lini layanan," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, melansir Bloomberg, Sabtu (4/4/2026).

Diketahui, pada periode angkutan Lebaran 2025, penumpang KAI mencapai 4,7 juta pelanggan.

Anne mengungkapkan, mayoritas penumpang berasal dari layanan kereta api jarak jauh. Tercatat sebanyak 4,26 juta pelanggan menggunakan layanan ini, dengan tingkat okupansi mencapai 118,9 persen dari total kapasitas 3,5 juta tempat duduk.

Sementara itu, layanan kereta api lokal juga mencatat kinerja positif dengan melayani sebanyak 841.184 pelanggan. Tingkat okupansi mencapai 90,7 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk yang disediakan.

Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2025, jumlah pelanggan kereta api jarak jauh meningkat sekitar 8,45 persen dari sebelumnya 3,9 juta pelanggan. Adapun pelanggan kereta api lokal naik sekitar 6,2 persen dari 792.082 pelanggan.

Secara wilayah operasional, menurutnya lonjakan penumpang tertinggi terjadi di Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto yang melayani 460.933 pelanggan, meningkat sekitar 11,7 persen dibandingkan Lebaran 2025 sebanyak 412.819 pelanggan.

Selanjutnya, Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 589.313 pelanggan atau tumbuh sekitar 10 persen dari 535.709 pelanggan. Sementara Daop 6 Yogyakarta melayani 581.418 pelanggan atau meningkat 8,5 persen dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 535.790 pelanggan.

Selain peningkatan jumlah penumpang, KAI juga mencatat kinerja ketepatan waktu yang tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,80 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan sebesar 98,86 persen.

Dalam upaya mengakomodasi tingginya permintaan, KAI menghadirkan rangkaian kereta ekonomi tambahan pada relasi Lempuyangan-Pasar Senen. Layanan ini mencatat okupansi tinggi, yakni 127 persen dengan 10.394 pelanggan untuk relasi Lempuyangan–Pasar Senen, serta 125 persen dengan 10.233 pelanggan untuk relasi sebaliknya.

Di sisi lain, KAI juga mendukung program Mudik Motor Gratis yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Tercatat sebanyak 48.740 pemudik memanfaatkan program tersebut selama periode Lebaran tahun ini.

Adapun sejumlah rute favorit masyarakat selama Lebaran 2026 didominasi oleh perjalanan jarak menengah hingga jauh. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan-Semarang Tawang menjadi yang teratas dengan 46.634 pelanggan.

Disusul KA Airlangga relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi sebanyak 44.159 pelanggan dan rute sebaliknya sebanyak 44.022 pelanggan. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan-Solo Balapan juga mencatat 40.519 pelanggan.

Kemudian KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen melayani 35.796 pelanggan, serta KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan-Ketapang sebanyak 34.540 pelanggan.

Rute lainnya yang masuk daftar favorit antara lain KA Kertajaya (Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi) dengan 33.641 pelanggan, KA Sri Tanjung (Ketapang–Lempuyangan) sebanyak 33.501 pelanggan, KA Jayakarta (Pasar Senen–Surabaya Gubeng) sebanyak 33.435 pelanggan, serta KA Ambarawa Ekspres (Semarang Poncol–Surabaya Pasar Turi) dengan 31.173 pelanggan.

Editor:Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.