04 April 2026

Get In Touch

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT dan 4 Ruas Jalan Tergenang Banjir

Banjir melanda wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (4/4/2026). (foto:ist/Ant)
Banjir melanda wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (4/4/2026). (foto:ist/Ant)

JAKARTA (Lentera) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (3/4/2026) malam memicu genangan di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 12 rukun tetangga (RT) dan 4 ruas jalan masih tergenang hingga Sabtu (5/4/2026) pagi.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 12 RT dan 4 ruas jalan tergenang," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, melansir dari Bloomberg, Sabtu (4/4/2026).

Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD DKI Jakarta melaporkan, intensitas hujan tinggi menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau. Kondisi tersebut sempat meningkatkan status kewaspadaan di beberapa wilayah aliran sungai di Ibu Kota.

Tercatat, pos pantau Sunter Hulu dan Pesanggrahan berada pada status siaga tiga. Sementara itu, pintu air Pasar Ikan sempat mencapai status siaga dua. Adapun pos pantau Angke Hulu juga sempat menyentuh siaga tiga sebelum akhirnya kembali turun ke siaga satu.

Adapun sejumlah RT yang terdampak di Jakarta Barat, terdiri dari Kelurahan Kedoya Selatan sebanyak 5 RT, Kelurahan Kembangan Selatan 3 RT, Kelurahan Kedaung Kaliangke 3 RT, dan Kelurahan Rawa Buaya 1 RT.

Yohan menyebut, 4 ruas jalan yang terdampak genangan tersebar di sejumlah wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Di antaranya Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan.

Selain itu, genangan juga terjadi di Jalan Strategi Raya dan Jalan Basoka Raya yang berada di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan. Satu ruas jalan lainnya yakni Jalan H.R. Rasuna Said di kawasan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan.

BPBD DKI Jakarta mengungkapkan, ketinggian air di sejumlah ruas jalan tersebut bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga mencapai 55 sentimeter. Kondisi ini dipicu oleh tingginya curah hujan serta luapan kali atau saluran air di sejumlah titik.

Meski demikian, BPBD memastikan telah mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk melakukan pemantauan sekaligus penanganan genangan.

Yohan mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna mempercepat proses penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tegasnya.

Editor:Santi 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.