BLITAR (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan langkah proaktif menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan arus balik Lebaran 2026, dengan menggelar pemeriksaan penyalahgunaan pemakaian narkoba dan alkohol secara mendadak.
Kegiatan ini dilaksanakan, Jumat (27/3/2026) menyasar personel yang sedang menjalankan tugas pelayanan intensif pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan pemeriksaan yang dilakukan secara acak (random) di stasiun wilayahnya, memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan di tengah kesibukan petugas melayani pelanggan.
"Hal ini bertujuan untuk memotret kesiapan fisik dan mental personel secara riil dalam kondisi ritme kerja yang cukup tinggi. Tidak hanya menyasar garda terdepan (frontliner), pemeriksaan ini juga diikuti oleh jajaran Manajemen, guna memastikan seluruh elemen memiliki standar kebugaran yang setara," ujarnya dalam keterangan, Sabtu (28/3/2026).
Ditegaskannya, langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keamanan dan keselamatan perjalanan KA tanpa kompromi.
"Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama, di tengah dedikasi melayani pelanggan. Kami memastikan setiap petugas dari masinis di lintas hingga jajaran manajemen di kantor dalam kondisi prima dan mutlak bebas dari penyalahgunaan pemakaian narkoba dan alkohol," tegasnya.
Dalam giat ini diungkapkannya, tim medis KAI Daop 7 melakukan serangkaian pemeriksaan antara lain: Keamanan Personel: Tes urine untuk deteksi narkoba dan pemeriksaan kadar alkohol secara mendadak.
Kemudian, Pemeriksaan Fisik: Pengecekan tanda-tanda vital (tensi dan nadi) serta cek laboratorium sederhana (Gula Darah, Asam Urat, dan Kolesterol). Serta, Manajemen Risiko: Edukasi mengenai Fatigue Management untuk menjaga konsentrasi petugas selama jadwal dinasan padat di masa Lebaran.
Tohari menambahkan, walaupun okupansi penumpang dalam arus balik angkutan Lebaran mulai melandai, namun tidak mengurangi semangat petugas dalam melayani pelanggan.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada Jumat (27/3/2026) pukul 15.00 WIB untuk keberangkatan pelanggan sejumlah 13.050 atau secara kumulatif dari tgl 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 172.801 pelanggan. Adapun untuk kedatangan, sebanyak 9.211 pelanggan atau secara kumulatif total 208.771 kedatangan pelanggan.
Adapun hasil pemeriksaan, seluruh petugas baik dari unsur operasional maupun manajemen dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba dan berada dalam kondisi fisik yang sehat.
"KAI Daop 7 Madiun optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dengan semangat "Semakin Melayani", dengan personel yang bugar dan disiplin. KAI mendukung program pemerintah untuk mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026 mendatang," pungkasnya.
Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra




.jpg)
