28 March 2026

Get In Touch

Tips Perawatan Sepatu Kulit agar Awet dan Tak Kusam

Tips Perawatan Sepatu Kulit agar Awet dan Tak Kusam

SURABAYA ( LENTERA ) - Sepatu kulit selalu jadi pilihan favorit banyak orang berkat desain klasiknya yang fleksibel, cocok untuk gaya kasual maupun formal. Bahan alami ini juga unggul dalam ketangguhan, asal dirawat secara rutin. Namun, tanpa perhatian tepat, sepatu bisa cepat pudar, kering, atau bahkan retak. 

Pemilik brand sepatu Andre Anthony, Andre, menjelaskan bahwa setiap jenis kulit memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, metode perawatan yang digunakan juga bisa bervariasi, tergantung pada jenis bahan kulit yang digunakan pada sepatu tersebut. Meski demikian, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga sepatu kulit tetap awet dan tampil menarik dalam jangka waktu lama.

Pakai Mink Oil
Salah satu cara yang disarankan adalah menggunakan mink oil untuk menjaga kelembapan bahan kulit. Andre mengatakan bahwa minyak khusus ini sangat bermanfaat terutama untuk sepatu berbahan pull up leather. Mink oil dikenal sebagai produk perawatan kulit yang mampu menjaga elastisitas sekaligus mencegah permukaan kulit menjadi kering.

Menurut Andre, penggunaan mink oil dapat membantu mengembalikan kelembapan alami pada kulit sepatu yang mungkin berkurang akibat pemakaian. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya bahan kulit sudah memiliki kandungan minyak alami. Namun, seiring waktu dan frekuensi penggunaan, kadar minyak tersebut bisa menurun sehingga perlu ditambah melalui perawatan tambahan. Dengan penggunaan mink oil secara tepat, kulit sepatu dapat tetap lentur sekaligus terlihat lebih berkilau.

Perhatikan Penggunaan
Selain perawatan bahan, kebiasaan menggunakan sepatu juga turut memengaruhi tampilannya. Andre menilai bahwa sepatu kulit justru akan terlihat semakin menarik jika sering dipakai. Hal ini karena bekas lipatan atau perubahan warna yang muncul seiring waktu dapat membentuk karakter alami pada sepatu.
Menurutnya, tanda-tanda pemakaian tersebut tidak selalu menjadi kekurangan. Sebaliknya, hal itu justru dapat memberikan kesan unik yang tidak dimiliki sepatu baru. Karakter alami yang terbentuk dari penggunaan membuat sepatu terlihat lebih personal dan memiliki cerita tersendiri bagi pemiliknya. Kondisi ini berbeda dengan sepatu berbahan lain seperti sneakers yang terkadang terlihat kusam ketika terlalu sering digunakan.

Simpan di Tempat Kering
Cara penyimpanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi sepatu kulit. Andre menyarankan agar sepatu disimpan di tempat yang kering dan tidak lembap. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyimpan sepatu di dalam kotak atau lemari yang dilengkapi dengan silica gel.
Silica gel berfungsi menyerap kelembapan di sekitar sepatu sehingga dapat membantu mencegah munculnya jamur pada permukaan kulit. Selain itu, tingkat kelembapan yang terkontrol juga dapat membantu menjaga struktur bahan kulit agar tidak mudah rusak. Andre juga mengingatkan agar sepatu tidak disimpan terlalu lama tanpa pernah digunakan. Meskipun sebagian sepatu kulit dibuat dengan teknik jahit, biasanya masih terdapat komponen perekat berupa lem pada beberapa bagian sepatu. Jika sepatu dibiarkan terlalu lama, terutama di tempat yang panas atau lembap, lem tersebut dapat mengering dan berisiko terlepas.

Karena itu, sepatu kulit sebaiknya tetap dipakai secara berkala agar kondisinya tetap terjaga. Dengan perawatan yang tepat serta penggunaan yang seimbang, sepatu kulit tidak hanya dapat bertahan lebih lama, tetapi juga mampu mempertahankan tampilan klasik yang menjadi daya tarik utamanya. (Inna-Mahasiswa UINSA berkontribusi dalam tulisan ini)
 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.