19 March 2026

Get In Touch

Bahas Isu Strategis dan Geopolitik Global, Prabowo Gandeng Tangan Megawati Saat Bertemu di Istana

Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) siang (Tangkapan layar Instagram @prabowo)
Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) siang (Tangkapan layar Instagram @prabowo)

JAKARTA (Lentera) -Momen akrab terlihat saat Presiden RI Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) siang.

Momen keakraban itu tampak jelas ketika Prabowo menggandeng tangan Megawati saat masuk ke Istana Merdeka.

Dalam beberapa momen, Prabowo juga sempat menggandeng tangan Megawati untuk membantunya naik dan turun tangga menuju ruangan pertemuan.

Dalam sejumlah foto, Megawati tampak tersenyum lebar selama pertemuan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri membahas berbagai persoalan strategis bangsa hingga dinamika geopolitik global.

Hasto dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis, membenarkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka hari ini, dan Megawati didampingi oleh Puan Maharani.

“Benar bahwa pada hari ini, Kamis, 19 Maret 2026 telah diadakan pertemuan antara kedua pemimpin Presiden Prabowo Subianto dan Ibu Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Ibu Megawati didampingi oleh Mbak Puan Maharani,” kata Hasto.

Menurut dia, Megawati menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab sebagai pertemuan antara dua tokoh yang telah lama saling mengenal.

“Ibu Megawati menyampaikan kepada saya bahwa itu adalah pertemuan teman lama dan berlangsung secara akrab selama lebih dari dua jam,” ujarnya.

Hasto menjelaskan, dalam pertemuan tersebut kedua tokoh membahas isu-isu strategis terkait persoalan bangsa dan negara, termasuk tantangan geopolitik global yang dihadapi Indonesia.

“Di dalam pertemuan kedua pemimpin tersebut, dibahas hal-hal strategis tentang persoalan bangsa dan negara, serta berbagai persoalan geopolitik,” katanya.

Ia menambahkan pengalaman Megawati sebagai presiden dalam menghadapi krisis multidimensi turut menjadi bahan diskusi, terutama terkait pendekatan kebijakan yang menekankan sense of priority dan sense of urgency.

Selain itu, lanjut Hasto, dikutip Antara, pembahasan juga mencakup peran Indonesia dalam percaturan global, termasuk sejarah kepeloporan dalam Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non-Blok serta prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Pada kesempatan tersebut, Megawati juga menceritakan kunjungan terakhirnya ke kawasan Timur Tengah, termasuk ke Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Hasto menegaskan, PDI Perjuangan memandang pertemuan antar pemimpin bangsa sebagai bagian dari tradisi dialog dan musyawarah yang mencerminkan nilai gotong royong.

“PDI Perjuangan menegaskan bahwa bangsa Indonesia memiliki semangat gotong royong sehingga pertemuan antarpemimpin bangsa sebagaimana terjadi dengan Presiden Prabowo dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri selain sesuai dengan kultur bangsa, untuk saling berdialog, bermusyawarah, juga ditujukan bagi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” kata Hasto (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.