MALANG (Lentera) - Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, pengunjung pusat perbelanjaan di Kota Malang mengalami peningkatan. Salah satunya, yakni Malang Town Square (Matos) yang mencatat kenaikan kunjungan hingga 30 persen. Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang berburu kebutuhan Lebaran.
"Tingkat kunjungan menjelang momen Lebaran ini sudah naik sekali. Di hari-hari biasa pada momen ini, jumlahnya sudah hampir sama dengan weekend," ujar Direktur Malang Town Square, Fifi Trisjanti, Sabtu (14/3/2026).
Disebutkannya, secara keseluruhan peningkatan kunjungan saat ini mencapai sekitar 25 hingga 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara jika dibandingkan dengan periode Ramadan tahun 2025 lalu, menurutnya kenaikan tercatat sekitar 15 persen.
Fifi menuturkan, tren lonjakan pengunjung biasanya terjadi setelah dua pekan pertama Ramadan. Pada awal Ramadan, aktivitas belanja masyarakat cenderung masih landai sebelum akhirnya meningkat mendekati Idul Fitri.
"Biasanya dua minggu pertama Ramadan itu masih sepi. Setelah itu hajar terus sampai penuh," tuturnya.
Lebih lanjut, Fifi menyampaikan sektor yang paling ramai dikunjungi pengunjung adalah tenant makanan serta toko pakaian. Kedua kategori tersebut menjadi tujuan utama masyarakat yang tengah mempersiapkan kebutuhan Lebaran.
Fifi mengungkapkan, salah satu tenant fashion bahkan mengalami lonjakan pengunjung yang cukup signifikan. Hal itu terlihat dari padatnya pengunjung di sejumlah gerai pakaian yang berada di dalam pusat perbelanjaan.
"Yang paling banyak dicari itu makanan dan pakaian. Di Matahari itu gila-gilaan ramainya, fashion itu ramainya ampun sekali," katanya.
Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pihak pengelola pusat perbelanjaan juga melakukan penyesuaian jam operasional menjelang Idul Fitri. Jika pada hari biasa mal tutup pada pukul 21.30 WIB, kata Fifi, pada akhir pekan maupun hari-hari besar operasional dapat diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.
Penyesuaian jam operasional tersebut dilakukan untuk mengakomodasi tingginya aktivitas masyarakat yang berbelanja maupun bersantai bersama keluarga menjelang Lebaran.
Fifi juga memastikan pusat perbelanjaan tetap beroperasi saat Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, momen Lebaran justru menjadi salah satu periode dengan tingkat kunjungan yang tinggi.
Salah satu pengunjung, David Nizar, mengaku baru memiliki waktu untuk berburu pakaian Lebaran pada hari libur kerjanya. Ia datang sejak pagi untuk menghindari kepadatan pengunjung yang biasanya meningkat pada siang hingga malam hari.
"Baru nyari baju buat Lebaran hari ini. Ramai sekali dari tadi pagi, baru buka saya sudah ke sini. Memang niatnya hunting dari pagi," kata David.
Ia menambahkan, kesibukan kerja membuatnya tidak sempat berbelanja pada hari-hari sebelumnya. Karena itu, momentum libur kerja dimanfaatkan untuk mencari kebutuhan Lebaran sekaligus menghindari antrean panjang di dalam pusat perbelanjaan. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
