MADIUN ( Lentera)-PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mempersiapkan layanan angkutan Lebaran 2026. Sejumlah kereta tambahan disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengatakan pada masa angkutan Lebaran tahun ini pihaknya menyiapkan dua layanan kereta tambahan untuk mendukung mobilitas masyarakat.
“Untuk Daop 7 ada dua kereta tambahan, yakni Brantas Tambahan atau Brantas Lebaran yang diberangkatkan dari Stasiun Blitar,” ujarnya.
Selain itu, KAI juga menyiapkan perjalanan kereta khusus program Motor Gratis (Motis) yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Kereta luar biasa (KLB) Motis tersebut akan diberangkatkan dari Stasiun Madiun dengan layanan pengangkutan sepeda motor sekaligus penumpangnya.
Menurut Ali, puncak arus mudik di wilayah Daop 7 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada hari tersebut jumlah penumpang yang turun di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 diperkirakan mencapai sekitar 16 ribu orang.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 18 ribu orang per hari.
Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, KAI Daop 7 menargetkan dapat melayani sekitar 229 ribu penumpang. Jumlah ini meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
Dari sisi kapasitas, KAI Daop 7 menyiapkan sekitar 96 ribu tempat duduk yang tersedia pada kereta api lokal maupun kereta api jarak jauh selama periode angkutan Lebaran.
Ali menambahkan, hingga saat ini tiket perjalanan untuk masa mudik maupun arus balik masih tersedia. Ia mengimbau masyarakat yang berencana menggunakan kereta api saat Lebaran agar segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal.
“Jika sudah ada kepastian jadwal perjalanan Lebaran tahun ini, segera pesan tiket sesuai jadwal perjalanan, baik untuk mudik maupun arus balik.” pungkasnya.
Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo|Editor: Arifin BH





.jpg)
