12 March 2026

Get In Touch

Wali Kota Palangka Raya: ASN Tenerima Parcel Berpontensi Gratifikasi

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu

PALANGKA RAYA (Lentera) - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Palangka Raya diingatkan agar lebih berhati-hati menerima parsel atau bingkisan Lebaran dari pihak tertentu karena berpotensi masuk kategori gratifikasi.

Peringatan ini disampaikan Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, terkait imbauan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang sebelumnya mengimbau para ASN untuk mewaspadai dan menghindari penerimaan parsel Lebaran.

"Tradisi saling memberi parsel atau bingkisan saat Lebaran merupakan hal yang lazim terjadi di masyarakat sebagai bentuk silaturahmi, tanpa ada unsur lainnya di balik pemberian parcel tersebut," papar Hap, Rabu (11/3/2026).

Ia melanjutkan, namun untuk para ASN, pemberian parcel perlu disikapi secara hati-hati, terutama jika berkaitan dengan jabatan atau kewenangan yang dimiliki.

Menurut Hap, imbauan dari Wali Kota Palangka Raya sangat sangat tepat. ASN memang harus bersikap hati-hati terhadap pemberian parsel atau bingkisan Lebaran yang bisa menjadi gratifikasi.

Karena itu perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan pelanggaran aturan.

"Setiap bentuk pemberian yang berkaitan dengan jabatan atau kewenangan dapat dikategorikan sebagai gratifikasi apabila tidak dilaporkan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Ia menegaskan, para ASN harus mampu membedakan antara bentuk silaturahmi yang masih dalam batas kewajaran dengan pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Hap mengingatkan para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya agar tetap menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan profesionalitas dalam menjalankan tugas, termasuk pada momentum hari besar keagamaan seperti Lebaran, yang biasanya diwarnai dengan tradisi saling memberi bingkisan.

"Kewaspadaan terhadap potensi gratifikasi sebagai bagian dari upaya menjaga integritas aparatur pemerintah sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan transparan," pungkasnya.

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.