01 March 2026

Get In Touch

Dubes: Indonesia Perjuangkan Kehadiran Otoritas Palestina di Gaza

Arsip foto - Warga terlihat setelah mereka kembali ke daerah Sheikh Radwan yang hancur, di utara Kota Gaza, Palestina (Ant)
Arsip foto - Warga terlihat setelah mereka kembali ke daerah Sheikh Radwan yang hancur, di utara Kota Gaza, Palestina (Ant)

SURABAYA (Lentera) -Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) justru menjadi negara yang memperjuangkan kehadiran otoritas Palestina di Jalur Gaza dalam kerangka kerja forum tersebut.

"Saya tahu bahwa Indonesia meminta negara-negara lain agar polisi Palestina dapat masuk ke Gaza untuk menjaga rakyat mereka (Palestina) dan banyak negara Arab meminta Amerika Serikat agar mengizinkan polisi Palestina masuk Gaza untuk melindungi dan mengurus masyarakat mereka (Palestina),"katanya.

Hal itu disampaikan dubes pada acara Iftar Kedutaan Besar Palestina di Jakarta pada Jumat malam.

Menurutnya, tidak ada yang dapat menjaga rakyat Palestina selain bangsa Palestina sendiri dan orang-orang jujur di dunia seperti rakyat Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa rakyat Palestina menginginkan dua hal di Gaza, yakni penghentian perang dan kehidupan yang bermartabat di wilayah tersebut.

"Rakyat saya membutuhkan air, obat-obatan, sekolah, dan universitas. Negara mana pun dapat mendukung rakyat saya di Gaza dan masuk ke sana untuk memberikan bantuan kepada rakyat Gaza," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi dukungan kuat Indonesia bagi rakyat Palestina di Gaza, yang dinilainya sangat penting untuk membantu mereka bertahan dan melanjutkan kehidupan di tanah kelahirannya.

"Kami bangga Indonesia mendukung rakyat Palestina. Rakyat kami tidak bisa hidup di Gaza dan melanjutkan perjuangan tanpa dukungan pihak lain. Ini adalah dukungan besar untuk melanjutkan perjuangan kami dan tetap berada di tanah kami di Gaza," ucapnya.

Dubes mengatakan meski keadaannya sangat buruk, di mana pembunuhan terhadap warga Palestina terus terjadi setiap harinya, masyarakat menolak untuk meninggalkan Gaza dan akan tetap bertahan di sana.

"Kami tidak punya apa-apa karena pasukan Israel telah menghancurkan lebih dari 85 persen perumahan kami," katanya mengutip Antara.

Namun demikian, ia mengajak dunia untuk melihat tekad perjuangan rakyat Palestina dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.

"Lihatlah mata anak-anak kami. Kalian akan tahu bahwa rakyat Palestina akan terus berjuang untuk melihat Palestina merdeka. Palestina akan merdeka. Insya Allah," ucapnya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.