MALANG (Lentera) - Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di MAN 2 Kota Malang, Selasa (24/2/2026), menyoroti belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan madrasah dan pondok pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah memastikan percepatan penyaluran MBG, termasuk untuk MAN 2 Kota Malang yang hingga kini masih dalam tahap proses pendataan dan survei.
"Nanti segera kami bantu agar secepat mungkin mendapat MBG. Di MAN 2 ini ada 1.500 siswa," ujar Zulhas, sapaan akrab Menko Pangan tersebut.
Dalam kesempatannya ini, Zulhas juga menyebutkan terkait persentase penerima MBG di pondok pesantren. Menurutnya, realisasi hingga saat ini menunjukan belum banyak ponpes yang telah menerima MBG.
"Baru hampir 40 persen pondok-pondok yang sudah menerima. Penyebabnya di pendataan saja," tegasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, membenarkan sekolahnya belum menerima program MBG. Ia menyebut masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum bantuan dapat direalisasikan.
"Sudah disampaikan tentang pentingnya MBG, termasuk tujuan utama dan aspek keamanan dalam pelaksanaannya. Untuk sekolah ini memang belum, karena ada proses yang harus dilakukan dan juga disurvei. Tentu ini masih dalam proses," jelas Samsudin.
Ditambahkannya, salah satu poin survei yang dilakukan adalah pendataan jumlah penerima manfaat di lingkungan sekolah. Saat ini, MAN 2 Kota Malang memiliki 1.572 siswa serta 208 guru dan tenaga kependidikan.
Selain itu, pihak sekolah juga belum melakukan komunikasi resmi kepada wali murid terkait teknis pelaksanaan MBG. Menurut Samsudin, koordinasi lanjutan akan dilakukan setelah kunjungan menteri sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat.
"Kami masih belum berkomunikasi dengan wali murid dan tentu ini masih dalam proses. Setelah kehadiran Pak Menteri, nanti akan kami komunikasikan untuk teknis berikutnya," imbuhnya.
Terlepas dari belum terealisasinya MBG, pihak sekolah mengaku bersyukur atas kunjungan kerja Menko Bidang Pangan tersebut. Menurut Samsudin, kehadiran pejabat negara memberikan pengalaman berharga bagi para siswa.
"Tujuan utama Pak Menteri hari ini adalah tentu terkait dengan sosialisasi pangan yang sehat, yang bisa mengantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak yang sukses. Beliau sangat konsen terkait dengan itu," pungkasnya.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais





.jpg)
