TULUNGAGUNG (Lentera) - Setelah dugaan keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 24 siswa SD Negeri 3 Bungur Tulungagung, Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi dan mengamankan sampel menu MBG tesebut untuk diuji laboratorium.
Koordinator BGN Wilayah Tulungagung, Sebrina Mahardika, mengatakan dugaan keracunan di SD Negeri 3 Bungur merupakan bagian dari rangkaian kasus serupa yang terjadi di lima sekolah di Tulungagung, yakni SMK Negeri 3 Boyolangu, SMK Sore Tulungagung, SMK Negeri 2 Boyolangu, MAN 2 Tulungagung, dan SD Negeri 3 Bungur.
Sejauh ini, empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara operasionalnya untuk menjalani pemantauan dan pengawasan langsung oleh BGN.
Keempat dapur tersebut juga belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sehingga diminta melakukan perbaikan sesuai standar keamanan pangan.
"Kasus ini menjadi perhatian serius agar pelaksanaan program MBG benar-benar memenuhi standar keamanan pangan, higiene sanitasi, dan mutu gizi demi keselamatan peserta didik," kata Sebrina melansir antara Jumat (13/2/2026).
Sabrina mengatakan untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan di SD Negeri 3 Bungur, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium.
Dia menandaskan bahwa menu yang disajikan saat kejadian, antara lain nasi putih, ayam suwir, tahu, oseng kacang, dan kurma.
Kemudian, dari hasil observasi awal dan keterangan pihak sekolah, lauk ayam suwir diduga menjadi penyebab, karena dalam kondisi berbau dan berlendir saat dikonsumsi siswa.
Namun, BGN menegaskan dugaan tersebut masih menunggu kepastian hasil uji laboratorium.
Sebrina menjelaskan BGN sebelumnya telah merilis daftar menu yang tidak direkomendasikan dalam program MBG, karena berisiko mengalami penurunan kualitas gizi secara cepat setelah dimasak.
"Ada beberapa menu yang menjadi atensi BGN agar tidak digunakan karena risiko penurunan kualitas gizinya relatif cepat, sehingga rawan menimbulkan masalah keamanan pangan," ujarnya.
Menu tersebut, di antaranya nasi goreng, nasi kuning, nasi uduk, soto, mi bihun, capcay, sayur taoge, serta ayam suwir. (*)
Editor : Lutfiyu Handi




.jpg)
