PALANGKA RAYA (Lentera) – Komisi III DPRD Kota Palangka Raya mengajukan usulan untuk mengubah menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan menjadi menu kering.
Usulan ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, yang didasarkan atas pertimbangan agar makanan tidak cepat rusak dan dapat dibawa pulang oleh penerima manfaat sehingga bisa dikonsumsi pada waktu berbuka puasa.
"Sebagaimana kita ketahui, selama ini menu MBG umumnya menggunakan bahan makanan basah yang memiliki masa simpan singkat," papar Hasan, Sabtu (7/2/2026).
Ia menjelaskan, di bulan Ramadhan, sebagian besar penerima manfaat tidak dapat mengonsumsi MBG karena sedang menjalankan ibadah puasa, hal ini akan menyebabkan terjadinya pemborosan karena makanan menjadi basi sebelum waktu berbuka tiba.
Hasan berpendapat, dengan mengganti menjadi menu kering seperti kue kering, biskuit, makanan ringan berbasis tepung, atau olahan protein kering, maka akan lebih praktis dan aman untuk disimpan dalam waktu lebih lama.
"Dengan menyajikan menu kering, penerima manfaat akan dapat membawa pulang makanan tersebut untuk dikonsumsi bersama keluarga atau dikonsumsi saat berbuka puasa," jelasnya.
Jika usulan ini diterapkan, diharapkan bisa meningkatkan efektivitas program MBG dan memastikan bahwa bantuan makanan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selebihnya Hasan menyatakan Komisi III DPRD akan terus mengawasi pelaksanaan program MBG guna memastikan makanan yang diberikan aman, bergizi, dan tepat sasaran.
"Semoga usulan ini dapat dipertimbangkan sehingga program MBG selama bulan Ramadan tetap berjalan dan memberikan manfaat yang optimal," pungkasnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH




.jpg)
