PALANGKA RAYA (Lentera) – Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Palangka Raya pada tahun 2025 mencapai angka 70,24 yang masuk dalam kategori Sedang. Angka ini berhasil melebihi target yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI yaitu sebesar 65,89.
Terkait hal ini, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan capaian tersebut berhasil diraih melalui kerja keras bersama seluruh pihak terkait, dalam menjaga kualitas lingkungan di wilayah kota tersebut.
"Capaian ini dapat diraih berkat kerja keras bersama, termasuk koordinasi antar berbagai pihak dalam menjaga kualitas lingkungan di Kota Palangka Raya," papar Berlianto, Rabu (3/2/2024).
Ia menerangkan capaian IKLH tahun 2025 terdiri dari beberapa komponen utama. Indeks Kualitas Air tercatat di angka 55,04, Indeks Kualitas Udara (IKU) mencapai 77,71, dan Indeks Kualitas Lahan (IKL) berada di angka 82,52.
"Kami terus mengupayakan target IKLH semakin baik dan meningkat setiap tahunnya, karena ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan," ucapnya.
Berlianto menambahkan, peningkatan IKLH tidak hanya merupakan hasil kerja dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, melainkan juga kontribusi nyata seluruh masyarakat yang telah aktif berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Selain itu Pemkot Palangka Raya memprioritaskan sejumlah program utama, antara lain pengelolaan sampah agar tidak mencemari sungai, serta melakukan pemantauan dan pembinaan bagi pelaku usaha agar mematuhi peraturan lingkungan.
"Tugas kami untuk menciptakan upaya strategis seperti pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kebijakan lingkungan, sehingga terwujud lingkungan kota yang sehat dan berkualitas," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi




.jpg)
