04 February 2026

Get In Touch

19 Tahun Jualan Sate

Siti Nurhalimah 19 tahun keliling jualan sate di Rungkut Barata dan Rungkut Menanggal Harapan (Din)
Siti Nurhalimah 19 tahun keliling jualan sate di Rungkut Barata dan Rungkut Menanggal Harapan (Din)

KOLOM (Lentera) -Te .... sate ...!

Alunan suara itu, terdengar tiap pagi hari. 

Suaranya lantang. Ciri khas penjual sate keliling asal Madura. 

Ia keliling dari satu blok ke blok yang lain. Mulai Rungkut Barata hingga Rungkut Menanggal Harapan.

Halimah, sapaan akrab Siti Nurhalimah,

Dua kawasan yang berdempetan tembok. "Apa sampe perumahan Gununganyer juga ?" tanya saya.

"Tidak. Hanya di sekitar sini saja," jawab Ibu Siti Nurhalimah, penjual sate keliling itu, sambil mengipas satenya.

Pagi itu. Saya beli sate buat cucu. Yang baru datang dari Jakarta. Sedangkan saya, sejak mengalami kanker, tidak boleh lagi makan - makanan yang dibakar. Termasuk sate.

"Sehari jual berapa tusuk bu," tanya saya lagi.

"300 tusuk Pak," sahutnya singkat.

"Habis semua?" tanya saya penasaran.

Menurut Halimah, 300 tusuk itu berasal dari 5 kg dada ayam yang dibelinya setiap hari.

"Iya Pak. Karena saya sudah banyak pelanggan di sini," kata ibu empat anak kelahiran Blegah, 43 tahun silam itu, dengan logat Madura yang khas.

Padahal, sudah 19 tahun jualan sate di dua kawasan perumahan itu. 

Sejinah atau sepuluh tusuk sate diharga Rp. 17.000,-

Dulu ada 2 orang penjaja sate tiap pagi. Yang satu keliling kampung dengan sepeda onthel. Namun, umurnya pendek. Tahun lalu meninggal. Karena sakit.

Cerita Halimah, setiiap  hari berangkat dari rumah pukul 06.00. Dan pukul 09:00 sudah laku semua jualannya. Praktis hanya 3 jam. Waktu selebihnya digunakan bersama anak di rumah.

"Paling lambat jam setengah sepuluh, sudah sampai di rumah Pak," cerita ibu empat anak, yang suaminya, juga jualan sate Madura itu.

Halimah berjualan di pagi hari. Sedangkan suaminya, jualan sate malam hari. Di kawasan yang sama. Rungkut Bata dan Rungkut Menanggal Harapan (*)

Penulis : Nasaruddin Ismail|Editor: Arifin BH

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lentera.co.
Lentera.co.