Banjir-Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat, Delapan Meninggal Ratusan Lainnya dalam Pencarian
BANDUNG (Lentera) - Tim Gabungan melakukan pencarian terhadap korban bencana longsor disertai banjir bandang yang menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dimana delapan orang meninggal dunia dan ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian.
Kapolsek Cisarua, AKP A.Y. Yogaswara mengatakan peristiwa tersebut terjadi, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB diawali suara gemuruh keras terdengar warga, sebelum material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” katanya di Bandung melansir Antara, Sabtu (24/1/2027).
Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada permukiman di sekitar lokasi terdampak.
Berdasarkan data sementara kepolisian, sebanyak delapan orang ditemukan meninggal dunia hingga, Sabtu (24/1/2026) pukul 13.00 WIB, sementara diduga ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lapangan.
Kapolsek menjelaskan, proses evakuasi dan pencarian korban melibatkan personel kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta masyarakat setempat, yang bergotong royong membantu penanganan darurat.
Namun demikian upaya pencarian sempat terkendala oleh kondisi medan yang berat, material longsor yang tebal, serta cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.
“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujar Yogaswara.
Ia juga mengimbau, warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran, mengingat masih adanya potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.
Sementara itu, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap 82 warga yang tertimbun longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, akibat hujan deras yang terjadi, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman mengatakan pencarian dilakukan secara manual, dengan mengandalkan personel gabungan serta bantuan anjing pelacak K9.
“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Herman di lokasi kejadian mengutip Antara, Sabtu (24/1/2026).
Herman menyebutkan proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat, dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.
Ditambahkannya, pemerintah daerah memprioritaskan penanganan terhadap korban selamat yang telah dievakuasi ke tenda darurat, sembari menunggu kondisi cuaca dan medan yang lebih aman untuk melanjutkan proses pencarian imbuhnya.
Editor: Arief Sukaputra




.jpg)
