SURABAYA (Lentera) -Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor, Surabaya pada Kamis (22/1/2026)
Agenda ini menjadi momentum konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat barisan hingga akar rumput serta penyatuan langkah kader hingga tingkat paling bawah.
Rakercab juga menjadi ruang peneguhan komitmen PDI Perjuangan untuk terus hadir dan bekerja nyata di tengah rakyat, khususnya wong cilik, tidak hanya menjelang pemilu tetapi dalam kerja keseharian partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, mengatakan, Rakercab bukan sekadar forum administratif atau konsolidasi struktural, melainkan ruang ideologis untuk memperteguh jati diri partai sebagai alat perjuangan rakyat.
PDI Perjuangan Surabaya memasang target peningkatan perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya pada Pemilu 2029. Target tersebut, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif, disiplin organisasi, serta keberpihakan nyata kepada wong cilik.
“Kita tidak boleh hanya bertahan. Kita harus bergerak lebih kuat, lebih solid, dan lebih terstruktur. Target kita jelas, menambah kursi di DPRD Surabaya. Kuncinya adalah kerja nyata di tengah masyarakat, menyatu dengan rakyat, dan terus menghidupkan semangat gotong royong,” tutur Armujdi, Jumat (23/1/2026).
Rakercab juga dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Momentum tersebut dimaknai sebagai bentuk loyalitas ideologis sekaligus penghormatan terhadap kepemimpinan dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang terus diwariskan dalam gerak langkah partai.
Ia menambahkan, Rakercab merupakan siklus konsolidasi lima tahunan yang wajib dilaksanakan sebagai tindak lanjut keputusan Rakernas dan arahan DPP. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus pemantapan strategi perjuangan agar seluruh struktur partai, mulai dari DPC, PAC, hingga ranting, memiliki garis gerak yang sama.
Menurut Armuji, kerja politik PDI Perjuangan harus selalu membumi dan berpihak pada kepentingan rakyat. Seluruh kader diminta untuk turun langsung ke masyarakat, memperkuat komunikasi politik, serta mengawal isu-isu kerakyatan, mulai dari kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan hidup.
“Kader PDI Perjuangan harus menjadi pelopor pelayanan rakyat. Kita hadir bukan untuk kekuasaan semata, tetapi untuk memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” tutupnya.
Diketahui, dalam kegiatan ini turut hadir jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Surabaya, pengurus PAC se-Kota Surabaya, serta kader partai dari seluruh kecamatan. Hadir pula utusan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yakni Yordan M. Bataragoa, Eri Cahyadi, dan Didik Prasetiyono.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Rakercab juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan sosial ini menjadi wujud konkret keberpihakan PDI Perjuangan terhadap masyarakat kecil dan kelompok rentan.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH




.jpg)
