04 February 2026

Get In Touch

Banjir dan Puting Beliung Terjang Sejumlah Desa di Dompu NTB

Rumah warga di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu rusak setelah tergerus banjir yang terjadi, pada Kamis (22/1/2026). (foto:ist/Ant/BPBD NTB)
Rumah warga di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu rusak setelah tergerus banjir yang terjadi, pada Kamis (22/1/2026). (foto:ist/Ant/BPBD NTB)

MATARAM (Lentera) - Bencana banjir dan angin puting beliung terjang sejumlah desa di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD NTB, bencana banjir dan angin puting beliung ini terjadi sekitar pukul 12.00 WITA. Akibat bencana itu, sejumlah rumah warga, jalan, dan fasilitas air bersih di Kecamatan Pekat mengalami kerusakan parah.

Di antara desa yang terdampak banjir itu, antara lain Desa Doropeti, Desa Calabai, Desa Beringin Jaya dan Desa Soritatanga.

"Penyebab kejadian karena tingginya intensitas hujan di seluruh wilayah Kabupaten Dompu," ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin di Mataram melansir Antara, Kamis (22/1/2026).

Sadimin menyebutkan, di Desa Doropeti 1 unit rumah warga mengalami rusak berat dan jalan sebelum jembatan tergerus oleh air. Di Desa Calabai, jaringan pipa air bersih sepanjang 100 meter terbawa arus banjir. Begitu juga di Desa Beringin Jaya jaringan pipa air bersih terbawa arus banjir. Kemudian, di Desa Soritatanga jalan lintas Calabai amblas.

"Saat ini kondisi di lokasi masih turun hujan dengan intensitas rendah dan sedang," ucapnya

Sementara itu, untuk bencana angin puting beliung menimpa Desa Tambora yang juga berada di Kecamatan Pekat. Akibat bencana ini satu unit rumah warga rusak pada bagian atap.

"Saat ini tim dari BPBD Kabupaten Dompu bersama TNI/Polri sudah dilokasi melakukan assesment dampak bencana," ujarnya.

Untuk kebutuhan mendesak, diperlukan segera perbaikan kembali terhadap rumah-rumah yang terdampak. 

Selanjutnya melakukan perbaikan segera sarana dan prasarana vital yang terdampak, utamanya jaringan pipa air bersih di Desa Calabai dan Desa Beringin Jaya. Kemudian mengantisipasi longsoran di jembatan Dusun Samada Desa Doropeti.

Sadimin mengatakan, menyikapi cuaca ekstrem yang kini terjadi di NTB, pihaknya mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis. 

"Seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba," imbuhnya.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.