AROMA amis korupsi menyeruak dari daerah.Dua kepala daerah yaitu Wali Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim), Maidi dan Bupati Pati, Jawa Tengah (Jateng) Sudewo, terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di hari yang sama, Senin (19/1/2026).Di Kota Madiun, 15 orang termasuk Maidi diperiksa terkait dugaan kasus suap terkait jatah proyek dan dana CSR. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan uang ratusan juta. Maidi bersama pihak-pihak yang terjaring OTT langsung dibawa ke Polres Madiun. Kabar terbaru, 9 orang termasuk wali kota di bawa ke Jakarta untuk pendalaman kasus. Di waktu hampir bersamaan, Bupati Pati Sudewo juga diperiksa KPK di Polres Kudus terkait dugaan kasus pengisian jabatan perangkat desa (perades) tahun 2024. Kasus ini menambah daftar kontroversi Sudewo, yang sebelumnya sempat terancam dimakzulkan akibat kebijakan kenaikan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan atau PBB-P2 sebesar 250%. OTT terhadap dua kepala daerah ini menguatkan bukti masih mengguritanya praktik penyalahgunaan kewenangan di tingkat daerah. Bagi komisi anti-rasuah ini menjadi OTT ketiga tahun 2026. Sebelumnya, pada 9–10 Januari 2026 delapan orang diamankan terkait dugaan suap dalam proses pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021–2026. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lentera.co/upload/Epaper/20012026.pdf



.jpg)
.jpg)
.jpg)
