12 January 2026

Get In Touch

Longsor di Gubukklakah, Akses Jalan dari Malang ke Bromo Tertutup Total

Tanah longsor tutup total akses jalan menuju kawasan Wisata Bromo via Malang, Kamis (8/1/2026) malam (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)
Tanah longsor tutup total akses jalan menuju kawasan Wisata Bromo via Malang, Kamis (8/1/2026) malam (dok. Pusdalops BPBD Kab Malang)

MALANG (Lentera) - Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, sejak Kamis (8/1/2026) sore memicu terjadinya tanah longsor di Desa Gubukklakah. Akibatnya, akses jalan menuju kawasan wisata Gunung Bromo via Malang tertutup total oleh material longsoran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Raya Gubukklakah, tepatnya di sekitar Warung Lodji.

"Curah hujan yang cukup tinggi mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB, terutama di wilayah Desa Gubukklakah dan Desa Ngadas. Kemudian menyebabkan tebing di sisi jalan longsor dan menutup badan jalan kabupaten," ujar Sadono dalam laporan resminya, Kamis (8/1/2026) malam.

Sadono merinci, tebing yang mengalami longsor memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan panjang kurang lebih 10 meter. Sementara itu, material longsoran menutup badan jalan dengan ketebalan sekitar 1 hingga 1,5 meter dan panjang kurang lebih 10 meter.

Sebagai langkah awal penanganan bencana, BPBD Kabupaten Malang telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dan pembukaan kembali akses jalan.

Dalam penanganan tersebut, pihaknya membutuhkan dukungan alat berat seperti ekskavator atau loader untuk membersihkan material tanah yang menutup badan jalan. Serta kebutuhan penerangan mengingat lokasi berada di kawasan pegunungan dan proses penanganan dilakukan pada malam hari.

Namun hingga Kamis (8/1/2026) malam, dikatakannya kondisi jalan dilaporkan masih tertutup total dan belum memungkinkan untuk dibuka sementara.

"Hingga laporan awal ini disusun pada Kamis (8/1/2026) pukul 22.20 WIB, material longsoran masih belum tertangani dan akses jalan masih tertutup total," jelas Sadono.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.