12 January 2026

Get In Touch

DPRD Jatim Nilai Stabilitas Sosial Jawa Timur Terjaga Sepanjang 2025

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi.
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi.

SURABAYA (Lentera) - Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi, menilai stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama di Jawa Timur terjaga dengan baik sepanjang tahun 2025. Selama periode tersebut, tidak tercatat adanya konflik berlatar belakang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Menurut Sumardi, kondisi tersebut merupakan capaian penting di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks. Ia mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam menciptakan iklim kerukunan yang kondusif dan berkelanjutan.

“Selama tahun 2025 nihil permasalahan SARA maupun konflik sosial lainnya. Ini merupakan hasil sinergitas Forkopimda Jawa Timur yang terkoordinasi dengan baik di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah,” ungkap Sumardi, Kamis (08/01/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menyebut, keberhasilan menjaga harmoni sosial tidak terlepas dari pendekatan kepemimpinan yang inklusif serta komunikasi intensif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan elemen masyarakat.

“Dengan pola komunikasi dan pendekatan yang baik membuat masalah kerukunan umat bergama di Jatim lebih tenang,” paparnya.

Sumardi menegaskan, kerukunan umat beragama tidak hanya berkaitan dengan persoalan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan universal.

“Kerukunan beragama adalah ruang untuk menumbuhkan solidaritas, empati, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam menjaga kohesi sosial dan memperkokoh persatuan bangsa,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menunjukkan komitmen negara dalam menjamin rasa aman dan kebebasan beribadah bagi seluruh umat beragama.

Menurut Sumardi, stabilitas sosial yang terjaga juga berdampak positif terhadap pembangunan daerah, investasi, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah. Ia menyebut keberhasilan Jawa Timur dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama telah menjadi perhatian di tingkat nasional.

“Keberhasilan Jawa Timur menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama bahkan telah menjadi model percontohan di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.