11 January 2026

Get In Touch

Daop 7 Madiun Gerak Cepat Perbaiki dan Lengkapi Ratusan Baut Rel yang Dicuri di Blitar

Petugas prasarana KAI Daop 7 Madiun memperbaiki dan melengkapi baut penambat rel yang hilang dicuri di wilayah Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (8/1/2026).
Petugas prasarana KAI Daop 7 Madiun memperbaiki dan melengkapi baut penambat rel yang hilang dicuri di wilayah Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (8/1/2026).

BLITAR (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan dan melengkapi kembali baut-baut penambat rel, yang dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab di wilayah Blitar.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan langkah cepat ini dilakukan, untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (KA) serta penumpang tetap terjaga.

Setelah adanya pencurian baut penambat rel diketahui terjadi di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan, pada Rabu (7/1/2026). Petugas menemukan sejumlah baut penambat yang hilang, berpotensi mengganggu stabilitas jalur rel dan membahayakan perjalanan kereta api.

"Menindaklanjuti temuan tersebut, KAI Daop 7 Madiun langsung menerjunkan petugas prasarana ke lokasi untuk mengamankan jalur, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengganti dan melengkapi kembali baut penambat yang hilang.," ujar Tohari, Kamis (8/1/2026).

Dijelaskannya, seluruh proses dilakukan sesuai standar keselamatan perkeretaapian sehingga jalur dinyatakan aman dan tetap laik operasi.

Tohari juga menegaskan, pencurian komponen rel merupakan tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan publik, serta termasuk kejahatan serius.

“Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” tegasnya.

Selain perbaikan, KAI Daop 7 Madiun meningkatkan patroli pengamanan jalur rel dan berkoordinasi dengan aparat setempat, guna mencegah kejadian serupa terulang. 

KAI juga mengimbau, masyarakat untuk ikut menjaga keamanan prasarana perkeretaapian serta segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.

KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih, kepada masyarakat yang telah berperan aktif melaporkan adanya dugaan pelaku pencurian baut penambat rel. Informasi cepat dari masyarakat, sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan awal serta pengamanan prasarana perkeretaapian.

“Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan, menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat seperti ini, sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.