12 January 2026

Get In Touch

Hara Hachi Bu, Gaya Makan Sehat Orang Jepang

Hara Hachi Bu, Gaya Makan Sehat Orang Jepang

SURABAYA ( LENTERA ) - Sudah menjadi rahasia umum bahwa masyarakat Jepang, terutama penduduk Okinawa, cenderung berumur panjang–bahkan melampaui usia 100 tahun. Salah satu “jurus” panjang umur mereka adalah Hara Hachi Bu, gaya makan yang juga bisa kita terapkan sehari-hari. Hara Hachi Bu dikenal bermanfaat bagi kesehatan, Ladies.

Menurut Women’s Health Magazine, Hara Hachi Bu bermakna “makan hingga 80 persen kenyang”. Hara Hachi Bu dilakukan dengan cara mengontrol porsi makan agar tidak terlalu kenyang dan berhenti makan sebelum kenyang. Filosofi Hara Hachi Bu ini diyakini sudah ada sejak 300 tahun lalu, tepatnya di Zaman Edo Jepang.

Meski konsepnya mirip dengan diet, Hara Hachi Bu tidak bertujuan untuk menurunkan berat badan. Dilansir Independent, filosofi ini justru mengajak kita untuk lebih mindful saat makan, menikmati makanan yang dikonsumsi, dan memusatkan perhatian terhadap apa yang kita makan.

“Dengan berfokus pada rasa, tekstur, dan aroma makanan, orang-orang akan memperoleh lebih banyak kepuasan dari makanan mereka. Saya juga merasa, Hara Hachi Bu membuat saya lebih sadar tentang apa yang saya makan dan seberapa sering saya makan. Ini membuat pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan,” ucap ahli diet asal New York City, Kouka Webb, dikutip dari Women’s Health Magazine.

Menurut salah satu studi pada 2024 tentang umur panjang di Okinawa, hanya sedikit penduduk Okinawa meng mengidap penyakit terkait usia, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah Hara Hachi Bu merupakan salah satu faktor dari dampak kesehatan ini, perlu dicatat bahwa mereka yang mempraktikkan pola makan ini sambil menjalankan diet tradisional Jepang cenderung memiliki tingkat penyakit yang lebih rendah.

Menurut studi pada 2009 yang diterbitkan Journal of the American College of Nutrition, jumlah kasus kanker prostat, usus besar, dan payudara di Okinawa sekitar 50 persen lebih rendah daripada wilayah Jepang lainnya. Selain itu, prevalensi obesitas hanya tiga hingga empat persen di seluruh Jepang jauh lebih rendah daripada Amerika Serikat.

Hal itu diduga karena masih banyak warga Okinawa yang menerapkan diet tradisional Jepang, termasuk Hara Hachi Bu.

Uniknya, masyarakat Jepang yang berusia lebih tua kerap mengucapkan "Hara Hachi Bu!" dengan lantang sebelum memulai makana. Bukan tanpa alasan, pengucapan tersebut bermakna sebagai ungkapan berkah sebelum makan dan pengingat untuk berhenti makan sebelum terlalu kenyang.

Meskipun telah dipraktikkan selama ratusan tahun dalam budaya Jepang, Hara Hachi Bu ternyata baru mulai populer pada Agustus 2023 lalu berkat serial dokumenter Netflix berjudul Live to 100: Secrets of the Blue Zone.

Dalam dokumenter itu, disebutkan bahwa praktik Hara Hachi Bu merupakan salah satu alasan banyak warga Okinawa yang berusia hingga 100 tahun lebih.

Tak seperti diet yang mengharuskan kita mengubah pola makan atau membatasi jenis makanan tertentu, Hara Hachi Bu dilakukan dengan cara yang sederhana.

Tanya diri sendiri sebelum makan

Menurut Independent, sebelum mulai makan, tanyakan kepada diri sendiri: Apa saya benar-benar merasa lapar, atau saya hanya bosan dan ingin mengunyah? Jika lapar, jangan tunda makan. Jika ingin makan karena bosan, jangan turuti keinginan itu.

Makan tanpa distraksi

Saat melakukan Hara Hachi Bu, fokuslah pada makan tanpa distraksi. Jauhkan layar laptop atau ponsel dan berikan seluruh perhatian pada makanan.

Nikmati sensasi sensorik

Saat menyantap makanan, fokuslah pada rasa, aroma, dan tekstur makanan. Jangan makan tergesa-gesa dan kunyahlah dengan perlahan. Nikmati setiap sensasi sensorik yang kamu rasakan.

Berhenti makan sebelum kenyang

Sebelum kamu kekenyangan, berhentilah makan. Ingatlah bahwa tujuan kamu makan adalah merasa puas dan nyaman. Jangan makan terlalu banyak sampai kamu merasa kesulitan bergerak atau nyeri perut.

Manfaat kesehatan dari Hara Hachi Bu
Tidak hanya membantu kamu lebih mindful dan tenang, Hara Hachi Bu memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan fisik.

Membantu tubuh mencerna makan

Saat kita makan terlalu banyak, organ pencernaan kita terpaksa bekerja lebih keras. Dengan Hara Hachi Bu, tubuh dipercaya mampu mencerna makanan dengan lebih baik.

“Lewat mengonsumsi makanan sampai 80 persen kenyang, orang-orang akan merasa lebih nyaman dan tekanan pada sistem pencernaan akan berkurang. Makan sampai 80 persen kenyang berkaitan dengan penurunan risiko asam lambung, kembung, dan masalah perut lainnya,” kata Kouka Webb.

Menurunkan risiko penyakit kronis

Menurut Women’s Health Magazine, Hara Hachi Bu berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti kanker, stroke, dan penyakit jantung. Hal ini terungkap lewat studi yang dilakukan terhadap masyarakat Okinawa.
Studi yang diterbitkan pada 2024 menunjukkan, orang Okinawa lebih sedikit mengidap penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Meski diperlukan penelitian lebih lanjut, orang-orang yang menerapkan Hara Hachi Bu cenderung tidak mengidap penyakit-penyakit kronis tersebut.

Membantu meregulasi kadar gula darah

Lonjakan kadar glukosa atau gula darah biasa terjadi saat kita mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Nah, dengan Hara Hachi Bu, kita mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebih sedikit. Alhasil, lonjakan kadar gula darah yang tinggi bisa dicegah.(*)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.