04 April 2025

Get In Touch

Kolaborasi Kadin Institute dengan Untag Surabaya, Wujudkan Penelitian Kampus Jadi Rujukan Dunia Usaha

Kolaborasi Kadin Institute dengan Untag Surabaya, Wujudkan Penelitian Kampus Jadi Rujukan Dunia Usaha

SURABAYA- Saat ini, masih banyak hasil penelitian dariuniversitas yang hanya tersimpan di dalam laci dan belum termanfaatkan denganmaksimal di dunia industri. Padahal di masa depan, kampus adalah center of research bagi para pelakubisnis untuk mengembangkan usahanya.

Melihat itu, KADIN Institute Jatim membuat gebrakan denganmelakukan kolaborasi dengan Fakultas Vokasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag)Surabaya. Kesepakatan kedua lembaga pendidikan ini mengemuka dalam pertemuanantara Dr Ir Jamhadi, MBA, sebagai Direktur Kadin Institute dalam kepemimpinanIr H LaNyalla Mahmud Mataliti sebagai Ketua Umum Kadin Jatim, bersama Ir. GatotBudiono,M.Sc., sebagai Dekan Fakultas Vokasi Untag 45 Surabaya besertajajarannya di ruang meeting PT Tata Bumi Raya.

Jamhadi yang juga CEO PT Tata Bumi Raya ini menjelaskan,kerjasama antara Fakultas Vokasi Untag 45 Surabaya dengan Kadin Institute salahsatunya ialah menerapkan program unggulan, yaitu Advance Preneur ResearchCentre (APRC). Nantinya, riset yang dihasilkan akademisi Untag 45 Surabaya akandibuatkan direktori untuk kemudian dipertemukan dengan dunia usaha. Riset yangterpilih akan menjadi bagian dari perusahaan untuk dikembangkan. Program inisekaligus merupakan bagian riset and development (R&D) perusahaan.

"Riset pilihan itu melalui seleksi call paper dariresearchers. Dengan demikian, bisa tercipta simbiosis mutualisme yang positifdan bisa support dunia usaha yang lebih competitive berdaya saing global,"ujar Jamhadi, yang jadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Untag 45Surabaya.

Selain APRC, program lain yang dikerjasamakan ialahmenciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul,entrepreneur hebat dan sejahterabersama. Ada lagi program MBA dalam 30 hari, pelatihan ekspor-impor, kerjasamadengan Badan Abitrase Nasional (BANI) sebagai solusi dalam menangani sengketabisnis, buku panduan pasar untuk mengetui supplai and demand, dan mendidikangkatan kerja serta menyediakan layanan konsultasi ‘family business’.

Setelah Untag 45 Surabaya, kata Jamhadi, akan segera menyusul universitas atau institut lain di Jatim untuk bisa bekerjasama dengan Kadin Institute."Kadin juga bekerjasama dengan KADIN Institute Sheffield Inggris yang memungkinkan produksi researchers menerapkan dalam skala 1:1. Untag 45 Surabaya layak implementasi salah satu program KADIN institut yaitu APRC. Contohnya memiliki pengalaman dan perawatan yang lengkap mulai Computer Numerical Control (CNC), dan seterusnya," ungkap Jamhadi yang juga Tim Ahli Kadin Jatim ini.

Jamhadi mengakui, Untag Surabaya selain sebagai universitasswasta terkemuka di Jawa Timur juga memiliki sekitar 65 ribu Alumni. Jumlahalumni tersebut tersebar dalam berbagai sektor pekerjaan.

Untuk diketahui, Fakultas Vokasi Untag 45 Surabaya awalnyaadalah Politeknik 17 Agustus 1945 (Politag) Surabaya, kemudian disatukan kedalam Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya oleh Yayasan Perguruan 17Agustus 1945 (YPTA) Surabaya. Fakultas Vokasi Untag 45 Surabaya terdiri dari 3program studi, yaitu Prodi Teknologi Industri Pertanian, Prodi Teknik ListrikIndustri, dan Prodi Teknik Manufaktur.(ist)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.