04 April 2025

Get In Touch

H+3 Lebaran: Fluktuasi Harga Sembako dan Bumbu Dapur di Pasar Besar Malang, Pedagang: Stok Aman

Penjual komoditas bumbu dapur di Pasar Besar Malang, Kamis (3/4/2025). (Santi/Lentera)
Penjual komoditas bumbu dapur di Pasar Besar Malang, Kamis (3/4/2025). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Memasuki H+3 Lebaran, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Besar Malang mengalami fluktuasi. Komoditas mulai dari cabai, minyak goreng, dan telur terjadi kenaikan serta penurunan harga dalam tiga hari terakhir.

 

Meski demikian, para pedagang memastikan stok bahan pangan tetap aman dan tersedia bagi masyarakat.

 

Ida, salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Besar Malang, mengungkapkan harga cabai rawit sempat melonjak tajam pada H+1 dan H+2 Lebaran hingga mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Namun, saat ini harga cabai rawit mulai turun menjadi Rp 90 ribu per kilogram.  

 

"Kenaikan ini terjadi karena pasokan dari Pasar Induk Gadang (PIG), sempat terhenti setelah Lebaran. Saya ambilnya dari sana. Tapi sekarang sudah turun lagi. Kalau cabai merah harganya stabil di Rp 45 ribu per kilogram," ujarnya, Kamis (3/4/2025).  

 

Ida juga mengungkapkan permintaan cabai selama Lebaran cenderung lebih sedikit dibanding hari-hari biasa. "Biasanya orang beli cabai paling banyak setengah kilogram, malah lebih sering beli per ons-an saja," tambahnya.  

 

Sementara itu, harga minyak goreng juga mengalami kenaikan.

 

Nuryaqin, salah satu pedagang sembako di Pasar Besar Malang, menyebutkan harga Minyakita naik dari Rp 16 ribu-Rp 16.500 menjadi Rp 17.500 per liter sejak awal tahun 2025.  

 

"Minyak goreng merek Rizki meskipun harganya sama, Rp 17.500, tapi isinya lebih sedikit, hanya 850 ml. Makanya, pembeli lebih banyak cari Minyakita karena ukurannya pas satu liter," ujarnya.  

 

Menurutnya harga telur ayam justru mengalami penurunan. Sebelum Lebaran, telur ayam sempat menyentuh Rp 28 ribu per kilogram, tetapi kini turun menjadi Rp 27 ribu per kilogram.

 

Berbeda dengan telur ayam, harga telur puyuh justru mengalami kenaikan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 39 ribu per kilogram.  

 

"Harga gula masih stabil di Rp 17 ribu per kilogram. Tapi semuanya stok juga aman," tambah Nuryaqin.  

 

Di sisi lain, harga daging ayam menunjukan kondisi relatif stabil. Salah satu pedagang daging, Wati, menyebutkan harga daging ayam masih bertahan di angka Rp 35 ribu per kilogram sejak sebelum Lebaran hingga H+3 ini. 

 

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.