04 April 2025

Get In Touch

Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Dilanjutkan Didanai APBD,Bupati Kediri: Jangan Didoakan Jadi Candi 

Bupati Hanindhito saat meninjau pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati.
Bupati Hanindhito saat meninjau pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati.

KEDIRI (Lentera)-Setelah tak kunjung ada kejelasan dari Kementerian Pekerjaan Umum,  Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan akan melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) Tahap 2 dengan APBD Kabupaten Kediri.

Keputusan itu diambil setelah bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini meninjau ke lokasi pembangun stadion, Kamis (13/2/2025). Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) diinstruksikanuntuk membuat perencanaan pembangunan stadion GDJ. Adapun pembangunan stadion akan dilakukan secara bertahap. 

 “Setelah berbagai pertimbangan, Stadion Gelora Daha Jayati akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri,” kata Mas Dhito melalui pernyataan tertulis, Jumat (14/2/2025).

Bupati Dhito menargetkan pembangunan stadion berkonsep Sport, Business, and Entertainment (SBE) di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan tersebut akan selesai pada 2027-2028 mendatang. “Target utama 2027, selambat-lambatnya (selesai) 2028,” tegas bupati Kediri yang akan segera menjabat di periode kedua tersebut.

Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menambahkan, rencana melanjutkan pembangunan stadion tersebut masih dimatangkan, termasuk menakar kekuatan APBD.

“Terutama terkait pembiayaan stadion, tetapi untuk detailnya akan dibahas lebih lanjut,” tambah Irwan.

Sebagai informasi, pembangunan Stadion GDJ pada tahap pertama yang meliputi bangunan fisik stadion dan rumput lapangan menelan anggaran sekitar Rp149 miliar dari APBD. 

Tahap berikutnya, pembangunan akan menyelesaikan sejumlah kekurangan pada tahap pertama, termasuk pemasangan lampu penerangan stadion, single seat, atap stadion, furniture interior dan akses penunjang di luar stadion.

Seiring dengan rencana kelanjutan pembangunan stadion ini, Bupati Dhito meminta masyarakat ikut mengawal sampai dipastikan rampung dan dapat difungsikan. “Stadion ini jangan didoakan menjadi candi, tetapi didoakannya tetap menjadi stadion yang bisa menjadi sejarah olahraga di Kediri,” pungkasnya.

Reporter: Gatot Sunarko./Co-Editor: Nei-Dya

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.