
KEDIRI (Lentera)-Pemkot Kediri butuh dukungan para dokter dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara IDI dan Pemkot Kediri menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Pernyataan ini disampaikan Pj Wali Kota Kediri Zanariah saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kediri periode 2025-2027 di Hotel Lotus Garden Kota Kediri, Minggu (9/2/2025).
"Selamat dan sukses kepada para pengurus IDI Kota Kediri yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini membawa berkah dan semakin mengokohkan peran IDI dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Para dokter di Kota Kediri ini pasti memiliki dedikasi luar biasa dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat ," ujarnya.
Lebih lanjut Zanariah mengatakan menjadi pengurus IDI bukan hanya tentang jabatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus menjaga profesionalisme. Juga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, dan memperkuat peran IDI dalam membangun kesehatan masyarakat.
“IDI sebagai organisasi profesi memiliki peran strategis, tidak hanya dalam meningkatkan kompetensi anggotanya tetapi juga dalam membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Agus Sulistiawan Ketua IDI Kota Kediri yang baru dilantik menuturkan sebagai pengurus IDI Kota Kediri akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan amanah yang diberikan. Organisasi yang dipimpin siap berkolaborasi lebih jauh dengan Pemkot Kediri dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan.
"Saya berterima kasih kepada Pj Wali Kota Kediri, Ketua IDI wilayah Jawa Timur dan semua pihak yang telah mendukung," katanya.
Hadir pula, Wakil Wali Kota Kediri Terpilih KH. Qowimuddin Thoha, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Jawa Timur dr Sutrisno, Kepala Dinas Kesehatan dr Muhammad Fajri
Reporter: Gatot Sunarko / Co-Editor: Nei-Dya