05 April 2025

Get In Touch

Amankah Biji Pohon Ek Dimakan Manusia?

Biji pohon ek (pixabay)
Biji pohon ek (pixabay)

JAKARTA (Lenteratoday) - Bukan hanya makanan tupai, pakar diet mengatakan biji pohon ek aman dikonsumsi jika diolah dengan benar dan juga punya manfaat Kesehatan yang menjadikannya pilihan bernutrisi untuk dikonsumsi.

Biji pohon ek identik dengan tupai, seperti yang sering kita lihat di film kartun atak komik anak. Biji tanaman ini mungkin dipandang sebelah mana oleh manusia.

"Biji pohon ek tentu aman dikonsumsi jika diolah dengan benar dan punya manfaat kesehatan," jelas pakar diet Trista Best kepada USA TODAY.
Kuncinya adalah diolah dengan benar. Berikut yang perlu diketahui soal biji pohon ek ini.

Bisakah dimakan manusia?

Jawaban singkatnya tentu saja bisa. Namun tak seperti tupai yang bisa langsung mengeratnya, manusia perlu memasaknya dulu sebelum dimakan.

"Biji pohon ek mengandung tanin yang membuatnya tak aman dimakan dalam kondisi mentah. Rasanya pahit, bisa mempengaruhi penyerapan nutrisi, dan beracun dalam jumlah yang banyak," papar Best.

Kabar baiknya, kandungan tanin bisa dihilangkan dengan cara merebus atau merendam biji pohon ek dalam air, yang membuatnya aman dikonsumsi, jelas Shelley Balls, pakar diet dan nutrisi di Consumer Health Digest, pada media yang sama.

Bisakah dicerna?

Setelah diolah dengan benar, biji pohon ek pun lebih ramah pada sistem pencernaan, kata Best. "Biji pohon ek mengandung cukup banyak serat, yang bisa membantu mengatasi sembelit, tapi bisa menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan buat yang sensitif," tambahnya.

Apa manfaatnya buat kesehatan?

Singkatnya, biji pohon ek sarat nutrisi dan antioksidan, ungkap Balls. Namun jangan terlalu banyak memakannya. Balls mengatakan sekali-sekali biji pohon ek bisa dimasukkan ke dalam pola makan.

Biji pohon ek kaya vitamin, zat gizi, dan mineral untuk membantu mendukung kesehatan jantung, tulang, dan otot, juga baik untuk tenaga, metabolisme, dan fungsi otak, papar Best. Biji-bijian ini juga rendah indeks glikemik dengan melepaskan energi secara perlahan, yang membantu mengontrol kadar gula darah dan menjaga tenaga.

Serat pada biji pohon ek juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus yang membantu pencernaan dan kesehatan usus, tambahnya. Jadi, selalu ingat tips di atas jika ingin mencoba menjadi teman tupai.

Biji ek dapat meningkatkan kesehatan usus

Bakteri usus Anda sangat penting untuk kesejahteraan Anda secara keseluruhan, dan ketidakseimbangan dalam komunitas mikroba ini telah dikaitkan dengan penambahan berat badan, diabetes, dan masalah pencernaan.
Biji ek kaya akan serat, yang membantu memberi makan bakteri baik usus Anda.

Secara tradisional, masyarakat juga memanfaatkan biji ek sebagai obat alami untuk berbagai masalah pencernaan, seperti sakit perut, kembung, mual, dan diare.

Dalam sebuah penelitian yang berlangsung selama dua bulan dan melibatkan 23 orang dewasa yang menderita gangguan pencernaan, mereka yang diberi 100 mg ekstrak biji ek mengalami lebih sedikit ketidaknyamanan perut dibandingkan dengan mereka yang menerima kapsul tepung maizena.

Namun perlu diingat, penelitian ini menggunakan ekstrak biji ek dalam bentuk pekat, jadi tidak jelas apakah mengonsumsi biji ek utuh akan memberi Anda manfaat yang sama.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya bagaimana biji ek mempengaruhi pencernaan.

Biji ek kaya akan antioksidan

Antioksidan adalah zat yang melindungi sel Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul tidak stabil, yang juga dikenal sebagai radikal bebas.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu menangkal masalah kesehatan jangka panjang seperti penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Biji ek adalah gudang antioksidan, termasuk vitamin A dan E, serta berbagai zat tanaman bermanfaat lainnya.

Dalam sebuah penelitian berbasis hewan, ekstrak biji ek yang mengandung antioksidan ditemukan dapat mengurangi peradangan pada tikus yang memiliki masalah reproduksi.

Namun, penting untuk dicatat bahwa kita masih memerlukan penelitian pada manusia untuk sepenuhnya memvalidasi temuan ini.

Biji ek berlimpah di alam liar

Lebih dari 450 spesies pohon ek di seluruh dunia menghasilkan biji ek, terutama di belahan bumi utara.

Dari musim gugur hingga awal musim semi, Anda sering dapat menemukan banyak biji ek matang yang tersebar di bawah pohon-pohon ini. Mencari makan kacang-kacangan ini umumnya aman, tetapi berhati-hatilah untuk menghindari mengumpulkan kacang-kacangan yang busuk, hijau, dan mentah.

Jika Anda mengumpulkannya dari alam, biji ek bisa menjadi pilihan pangan lokal yang bebas biaya, bergizi, dan ramah lingkungan.

Co-Editor: Nei-Dya/Berbagai Sumber

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.