05 April 2025

Get In Touch

Pemkot Batu Perluas Layanan Angkutan Pelajar Gratis, Total 65 Armada

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat meninjau operasional layanan angkutan pelajar gratis (Apel Gratis). (dok. Prokopim Kota Batu).
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat meninjau operasional layanan angkutan pelajar gratis (Apel Gratis). (dok. Prokopim Kota Batu).

BATU (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk memperluas layanan Angkutan Pelajar Gratis (Apel Gratis) pada tahun 2025 ini.

Dengan penambahan 12 unit, total armada Apel Gratis saat ini mencapai 65 unit yang bertujuan untuk menjangkau lebih banyak sekolah dan memberikan kemudahan akses bagi pelajar di Kota Batu.

"Apel Gratis ini antusiasnya luar biasa. Maka saya berpesan terutama kepada Dinas Perhubungan (Dishub) agar ini tolong dilanjutkan karena minat masyarakat terutama pelajar kita terhadap Apel Gratis ini sangat tinggi," ujar Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Rabu (15/1/2024).

Aries menambahkan, sejak diluncurkannya Apel Gratis pada Mei 2024 lalu, program ini tidak hanya mempermudah akses pelajar, tetapi juga berhasil mengurangi kemacetan dan polusi udara. Yang sering terjadi akibat penggunaan kendaraan pribadi oleh orang tua untuk mengantar siswa ke sekolah.

Dengan adanya layanan ini, Aries mengharapkan volume kendaraan di pagi dan siang hari semakin dapat berkurang.

Selain itu, biaya-biaya ongkos untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah itu juga bisa semakin menurun. Nah ini bagus, signifikan sehingga harus menjadi atensi dari Dishub agar tetap dilanjutkan," tambah Aries.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Hendri Suseno, menjelaskan mulai Januari 2025, penambahan armada Apel Gratis telah mulai direalisasikan.

Menurut Hendri, penambahan 12 unit armada ini juga menggunakan angkutan umum yang telah ada, dengan dipasangi stiker khusus untuk membedakan kendaraan Apel Gratis dari angkutan umum lainnya.

“Permintaan untuk penambahan armada dan perluasan wilayah datang terus dari orang tua dan pihak sekolah. Kami juga mendapat dukungan penuh dari DPRD. Anggaran untuk tahun 2025 ini naik dari Rp 1 miliar menjadi Rp 2 miliar, yang memungkinkan kami untuk menambah armada dan memperluas layanan,” jelas Hendri, dikonfirmasi melalui sambungan selular, Rabu (15/1/2025).

Lebih lanjut terkait dengan rute layanan, Hendri mengungkapkan jalur yang dilalui Apel Gratis tetap mengikuti 9 rute trayek yang telah ada sebelumnya. Meliputi trayek Batu-Songgoriti (BS A & BS B), Batu-Selecta-Sumber Brantas (BSS), Batu-Bumiaji (BB), Batu-Junrejo-Landungsari (BJL), Batu-Giripurno-Karangploso (BGK), Batu-Landungsari (BL), Batu-Gunungsari (BG), dan Batu-Torongrejo-Landungsari (BTL).

Dia menjelaskan, setiap rute dirancang untuk melewati sejumlah sekolah, di antaranya termasuk SDN 1 Sidomulyo, SDN 1 Tulungrejo, SD Plus Al Irsad, SDN 1 Beji, SDN 1 Sumberejo, SMPN 5 Batu, SMAN 1 Batu, SMKN 1 Batu, SMAN 2 Batu, SMKN 3 Batu, dan beberapa sekolah lainnya.

Selain penambahan armada, Dishub Kota Batu juga telah melakukan sosialisasi terkait pengaturan ulang jam operasional Apel Gratis agar lebih sesuai dengan kebutuhan pelajar. Layanan ini akan dibagi menjadi tiga sesi yaitu pagi mulai pukul 05.30 hingga 07.00 WIB, siang pukul 11.00 hingga 12.30 WIB, dan sore pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.