05 April 2025

Get In Touch

Polres Ngawi : Kasus Pengeroyokan dan Judol Meningkat di 2024

Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto saat pers rilis ungkap kasus sepanjang tahun 2024. (Foto: Ari for Lenteratoday)
Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto saat pers rilis ungkap kasus sepanjang tahun 2024. (Foto: Ari for Lenteratoday)

NGAWI (Lenteratoday) - Polres Ngawi mengungkap kasus kriminal yang terjadi sepanjang tahun 2024. Terdapat kasus yang mengalami penurunan, namun juga ada kasus yang mengalami peningkatan diantaranya pengeroyokan dan judi online (Judol).

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, saat rilis ungkap kasus tahun 2024, di Mapolres Ngawi, pada Senin (30/12/2024).

Dwi mengatakan, kasus pengeroyokan di Kabupaten Ngawi meningkat di tahun 2024. Di tahun 2023 terdapat 10 laporan, dan 13 kasus selesai. Sementara pada tahun 2024, terjadi 16 kasus dan 23 kasus selesai.

"Kasus pengeroyokan di tahun 2023 sebanyak 10 kasus, di tahun 2024 terjadi 16 kasus pengeroyokan," kata Dwi.

Kasus judol juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023. Sepanjang tahun 2023, terdapat 8 kasus. Kemudian di tahun 2024, Polres Ngawi menangani 16 kasus judol. Seluruh kasus judol sudah diselesaikan oleh jajaran Polres Ngawi.

Kasus ilegal logging di Kabupaten Ngawi juga mengalami peningkatan. Dwi mengungkapkan, di tahun 2023 terjadi 7 kasus, kemudian di tahun 2024 terdapat 14 kasus.

"Tahun 2024 terdapat 14 kasus ilegal logging yang dilaporkan, dan 17 kasus sudah selesai," lanjutnya.

Kasus yang mengalami penurunan di tahun 2024, diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi sebanyak 28 kasus yang dilaporkan, selesai 40 kasus. Kasus pencurian kendaraan bermotor sebanyak 26 laporan, selesai 24 kasus.

Kasus yang menyangkut perlindungan anak (PA) sepanjang tahun 2024 terjadi sebanyak 17 kasus, dan yang sudah selesai sebanyak 14 kasus.

Imbau Masyarakat Rayakan Malam Pergantian Tahun dengan Sederhana

Usai pers rilis ungkap kasus, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengimbau masyarakat tidak merayakan malam pergantian tahun dengan euforia berlebihan. Dwi mengajak masyarakat merayakan malam tahun baru dengan sederhana.

"Lebih baik jika dilakukan doa bersama. Sehingga kedepannya kita bisa menjadi lebih baik lagi," kata Dwi.

Dwi menjelaskan, jajaran Polres Ngawi akan melaksanakan pengamanan selama malam pergantian tahun baru 2025. Hal itu untuk memastikan pelaksanaan malam tahun baru berjalan dengan aman tertib dan kondusif.

"Agar masyarakat melaksanakan kegiatan yang positif. Jangan melakukan kegiatan yang merugikan, seperti balap liar," pungkasnya. (*)

Reporter: Miftakul FM. | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.