DLH Kota Malang Rugi Puluhan Juta, Pengrusakan Lampu Tulisan Taman Galunggung dan Ijen Akan Dilaporkan Polisi

MALANG (Lenteratoday) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah, akibat pengrusakan lampu taman tulisan (signage) di Taman Galunggung dan Taman Jalan Besar Ijen.
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra mengungkapkan pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, untuk penanganan lebih lanjut.
"Ini seperti ada unsur kesengajaan. Kalau dari pantauan CCTV, pelakunya juga sama. Kalau di Galunggung itu pelaku pakai kaki (saat merusak), yang Ijen itu justru pakai alat," ujar Laode dikonfirmasi, Selasa(31/12/2024).
Menurut Laode kerusakan signage di Taman Galunggung cukup parah, dengan hampir seluruh huruf pada signage tersebut rusak. Sementara itu, signage Ijen Boulevard, mengalami kerusakan dengan dua hingga tiga huruf yang hancur.
"Pembenahan dilakukan mungkin setelah laporan polisi. Untuk Galunggung kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta yang Ijen sekitar Rp 5 jutaan, total sekitar Rp 25 juta. Seharusnya masyarakat ikut menjaga fasilitas umum, bukan malah merusak dengan brutal seperti itu," tegasnya.
Sebagai informasi, kejadian tersebut terjadi pada, Senin(30/12/2024) dini hari dan terekam dalam CCTV yang kemudian viral di Instagram. Dalam video tersebut, terlihat seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor berhenti tepat di depan signage Taman Galunggung.
Tanpa alasan yang jelas, pelaku nampak merusak signage dengan cara menendang. Usai menjalankan aksinya, si oknum lantas kembali ke kendaraannya dan meninggalkan lokasi.
Namun seolah masih belum puas, pelaku tersebut nampak melancarkan aksi serupa di taman Jalan Besar Ijen yang bertuliskan Ijen Boulevard, dengan merusak signage menggunakan tongkat panjang.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais