Capaian Positif Kantor Imigrasi Malang: Dari Peningkatan Layanan Paspor hingga Raih Predikat WBBM

MALANG (Lenteratoday) - Kantor Imigrasi (KANI) Kelas I TPI Malang menutup tahun 2024 dengan berbagai capaian positif. Mulai dari peningkatan layanan paspor hingga raihan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN-RB.
Kepala KANI Kelas I TPI Malang, Anggoro Wijanarko, mengatakan sepanjang tahun ini, pihaknya telah menerbitkan sebanyak 73.338 paspor. Dengan rincian, sebanyak 48 ribu paspor baru dan 18 ribu elektronik paspor (e-paspor). Menurut Anggoro, tren permohonan paspor juga terus meningkat sejak pandemi Covid-19 usai.
"Kalau bicara spesifik, tujuan dari permohonan paspor untuk perjalanan itu kriterianya beragam. Kalau misalnya saat musim haji, ya yang paling banyak pemohonan tentang itu. Ada juga yang tujuannya untuk umroh, hingga liburan wisata ke luar negeri," ujar Anggoro, ditemui usai Pers Rilis Capaian Kinerja KANI Malang, Jumat (20/12/2024).
Kemudahan akses perjalanan ke sejumlah negara juga menjadi faktor meningkatnya permohonan paspor di Kantor Imigrasi Malang. Anggoro menjelaskan, e-paspor kini menjadi pilihan banyak pemohon karena memberikan kemudahan dalam proses pengurusan visa, khususnya ke Jepang. Selain itu, kebijakan bebas visa di sejumlah negara Asia Pasifik seperti Singapura dan Malaysia juga menjadi daya tarik tersendiri.
Selain mencatatkan angka penerbitan paspor yang tinggi, KANI Malang juga telah memberikan layanan izin tinggal sebanyak 1.999 dokumen. Layanan tersebut meliputi perpanjangan izin tinggal kunjungan, penerbitan izin tinggal terbatas, dan izin tinggal tetap.
Namun, KANI Malang tidak hanya fokus pada penerbitan dokumen keimigrasian. Hingga akhir tahun ini, Anggoro menjelaskan, tercatat sebanyak 527 permohonan paspor ditolak karena terindikasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural.
Selain itu, pihaknya juga menangani 53 tindak administratif keimigrasian, termasuk 15 kasus deportasi, serta melakukan delapan operasi gabungan dengan instansi terkait.
"Untuk mengakomodasi tingginya permohonan paspor, KANI Malang telah meningkatkan kuota layanan dari 100 permohonan per hari pada tahun 2023 menjadi 150 permohonan per hari di tahun ini. Ditambah lagi, ada layanan khusus bagi lansia yang melayani hingga 30 pemohon setiap hari," paparnya.
Tak hanya dalam hal pelayanan, KANI Malang juga mencatatkan berbagai penghargaan sepanjang 2024. Pada bulan Mei, KANI Malang menerima penghargaan dari KPPN atas capaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran (KiPA) terbaik. Mereka juga dinobatkan sebagai satuan kerja dengan digitalisasi pembayaran terbaik pertama oleh KPPN Malang.
Puncaknya, pada Desember 2024, KANI Malang meraih predikat sebagai satuan kerja dengan pelayanan publik berbasis HAM. Penghargaan ini diikuti dengan pencapaian lainnya, yakni predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN-RB. Predikat ini merupakan hasil perjuangan selama empat tahun sejak memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada tahun 2020.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruhjajaran kami serta dukungan penuh dari masyarakat. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan,” tutup Anggoro. (*)
Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi