04 April 2025

Get In Touch

Bencana Tanah Gerak di Suruh Trenggalek, Merusak Bangunan dan Rumah Warga

Foto: Warga Desa Ngrandu Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek saat mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat tanah gerak yang melanda
Foto: Warga Desa Ngrandu Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek saat mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat tanah gerak yang melanda

TRENGGALEK (Lenteratoday) – Bencana tanah gerak yang terjadi pada Minggu (15/12/2024) malam di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, memaksa 23 warga mengungsi. Pergerakan tanah yang dipicu hujan deras ini merusak 12 bangunan, termasuk 11 rumah warga dan 1 musala.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengungkapkan bahwa tanah gerak terjadi sekitar pukul 20.05 WIB di RT 18 RW 4 Dusun Depok.

"Retakan terjadi pada lantai dan tembok rumah, bahkan ada bagian tanah yang amblas. Retakan juga terlihat di jalan desa,” jelasnya, Selasa (17/12/2024).

Menurut data BPBD, dari 11 rumah terdampak, 8 di antaranya dihuni oleh 9 kepala keluarga dengan total 23 jiwa.

"Semua warga terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko lebih besar,” tegas Stefanus.

Selain merusak bangunan, tanah gerak juga menutup akses jalan desa, menghambat aktivitas warga sekitar. BPBD Trenggalek berencana melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengantisipasi fenomena ini.

"Kondisi tanah gerak semakin parah jika diterjang hujan deras. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada,” tambahnya.

Hingga kini, BPBD bersama aparat setempat masih melakukan penanganan darurat, seperti pembersihan material longsor, pemantauan retakan tanah, dan pendataan kerusakan untuk memastikan keselamatan warga.

Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.