04 April 2025

Get In Touch

Kasus TBC di Surabaya Naik 5%, Pasien Anak Mendominasi

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina.
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina.

SURABAYA (Lenteratoday) - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, per Januari - 31 November 2024, terdapat 10.741 kasus atau 73,89% dari target 14.537 kasus yang harus ditemukan di tahun 2024. 

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, berdasarkan data perkembangan kasus TBC Treatment Coverage (TC), angka tersebut nakk 5% dari tahun sebelumnya. 

"Jika dibandingkan dengan capaian penemuan kasus TBC pada periode yang sama tahun 2023, menunjukkan bahwa ada peningkatan penemuan kasus sebesar 5%," kata Nanik, Minggu (15/12/2024).

Nanik mengungkapkan, dari data tersebut penemuan kasus TBC pada anak (usia 1-14 tahun) sebesar 1.327 (42,6%) dari target penemuan pada tahun 2024 sebesar 3.113 kasus.

Guna menekan angka tersebut, Nanik menjelaskan, jika Pemkot telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan kasus TBC secara dini sehingga risiko penyebaran kasus di masyarakat dapat dikendalikan.

Ilustrasi paru-paru.

Langkah-langkah tersevut di antaranya melibatkan peran lintas sektor di masing masing wilayah melalui berbagai kegiatan, melaksanakan kegiatan investigasi kontak minimal 8 kontak serumah / kontak erat, berolaborasi melakukan kegiatan skrining kesehatan terintegrasi di perusahaan, OPD, anak sekolah, populasi masyarakat umum dan masyarakat beresiko.

"Kami juga berkolaborasi dengan Unair dalam tatalaksana penanggulangan TBC anak. Lalu melakukan kegiatan skrining terintegrasi di Kota Surabaya dengan menggunakan metode skrining gejala yang dilakukan sesuai dengan alur algoritma tatalaksana TBC," jelas Nanik.

Terkait pasien dengan penyandang Diabetes melitus (DM) dilakukan skrining  x-ray di laboratorium sesuai dengan jejaring laboraturiun di wilayahnya.

"Kami juga melakukan skrining TBC yang diintegrasikan menggunakan portable x-ray berbasis AI yang kolaborasi dengan Kemenkes RI dan Poltekes Malang sudah dilakukan di 5 Puskesmas terpilih di Kota Surabaya yaitu Puskesmas Krembangan Selatan, Sawah Pulo, Tanah Kali Kedinding, Dupak, dan Pakis⁠," tutupnya.

Diektahui, TBC (Tuberkulosis) disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini terutama menyerang paru-paru, namun dapat juga menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti kelenjar limf, ginjal, tulang, dan sistem saraf kecuali pada kuku dan rambut

Penyebaran TBC terjadi dari droplet penderita melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, melepaskan partikel mikroba yang dapat dihirup oleh orang lain. (*)

Reporter: Amanah | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.