07 April 2025

Get In Touch

Ada 20.629 Warga Terdampak Banjir Bandang Sukabumi

Tim SAR gabungan mengevakuasi puluhan warga yang terjebak banjir di dalam Puskemas Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Rabu(4/12/2024).(foto:ist/ Antara)
Tim SAR gabungan mengevakuasi puluhan warga yang terjebak banjir di dalam Puskemas Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Rabu(4/12/2024).(foto:ist/ Antara)

SUKABUMI (Lenteratoday) - Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada hari Selasa (3/12) lalu menyebabkan sebanyak 20.629 warga terdampak dan sebanyak 3.464 warga mengungsi.

"Ada peningkatan jumlah warga terdampak sebanyak 10.455 warga dan yang mengungsi bertambah sebanyak 476 warga yang tersebar di 184 Desa, di 39 Kecamatan di wilayah Sukabumi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/12/2024).

Menurutnya, perubahan data ini terjadi dikarenakan pergerakan data masih sangat dinamis.

Selain jumlah warga terdampak dan mengungsi, dilaporkan sebanyak 1.605 rumah Rusak Ringan (RR), 1.829 rumah Rusak Sedang (RS), dan 2.058 rumah Rusak Berat (RB). Adapun upaya perbaikan dan relokasi masih dalam tahap pendataan.

"Sampai hari ini, upaya pencarian korban hilang atas nama Bapak Eros dan Bapak Ojang terus dilanjutkan mengingat sudah ditetapkannya perpanjangan masa tanggap darurat selama tujuh hari," kata Abdul Muhari.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama satu pekan atau tujuh hari ke depan terhitung dari 11 sampai 17 Desember 2024. (*)

Sumber : CNNIndonesia | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.