04 April 2025

Get In Touch

Pemkab Malang Gelar Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis Kedua

Pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis di SDN 2 Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa(10/12/2024). (Santi/Lenteratoday)
Pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis di SDN 2 Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa(10/12/2024). (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mempersiapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang rencananya dimulai Januari 2025 mendatang dengan melakukan serangkaian uji coba.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah menjelaskan uji coba ini dilakukan untuk menilai kesiapan Pemkab Malang, sebelum dimulainya pelaksanaan Program MBG secara resmi.

"Jadi memang perlu kami uji coba dulu, sambil melihat apa kekurangannya. Tentunya evaluasi nanti akan kami lakukan," ujar Nurman ditemui usai meninjau pelaksanaan uji coba Program MBG di SDN 2 Girimoyo, Karangploso, Selasa(10/12/2024).

Pada tahap uji coba kedua ini, Pemkab Malang melibatkan sekitar 374 siswa di SDN Girimoyo 2, Kecamatan Karangploso. Menurut Nurman, uji coba akan terus dilakukan dan selanjutnya dilakukan di salah satu SDN Kecamatan Poncokusumo dengan target 672 siswa.

"Rencananya sebanyak lima kali uji coba, dijadwalkan hingga akhir Desember 2024," katanya.

Dalam kesempatannya ini, Nurman juga mengungkapkan Pemkab Malang siap mendukung Program MBG melalui penganggaran dalam APBD. Menurutnya, begitu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan (Juknis dan Juklak) resmi diterbitkan, pembahasan untuk anggaran pendampingan MBG akan segera dilakukan.

"Kabupaten Malang insyaallah sudah sangat siap, tinggal nanti ketika dimulai pelaksanaan secara formal, kami mulai langsung. Kalau sekarang belum (pembahasan dalam APBD). Karena kan penganggaran baru dibahas untuk 2025, apakah nanti dari perubahan anggaran keuangan (PAK) atau bagaimana, itu kan teknis," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Erwin Trias Narotama yang turut hadir dalam uji coba, mengungkapkan Program MBG ini secara resmi akan diluncurkan pada 2 Januari 2025 mendatang.

Erwin jug menambahkan selama program uji coba berlangsung di berbagai daerah, KKP telah mendistribusikan sekitar 250.000 paket protein ikan.

"Sebanyak 3.500 UMKM yang terlibat dalam e-katalog kami, juga sudah siap mendukung program ini," imbuhnya.

Erwin juga memastikan kolaborasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan seluruh stakeholder di daerah, menjadi kunci dalam menjamin mutu makanan. Untuk memastikan angka konsumsi gizi terpenuhi, dan diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan stunting, peningkatan kecerdasan, dan kekuatan imunitas anak-anak.

Terpisah, Kepala SDN Girimoyo 2, Lilik Khusmiatus menambahkan sebelum makanan dibagikan kepada siswa, pihak kementerian menyarankan untuk melakukan pemeriksaan acak terhadap setiap porsi guna memastikan kualitas MBG.

"Tadi disuruh memeriksa secara random, jadi apakah itu makanannya basi, gak layak, atau seperti apa. Tapi alhamdulillah layak dikonsumsi semuanya," tambah Lilik.

Lilik juga mengungkapkan berdasarkan pengamatan di sekolahnya, sekitar 80 persen siswa terpantau sudah sarapan dari rumah, sementara sisanya membawa bekal dari rumah.

"Tapi tadi anak-anak alhamdulillah antusias sekali, Insyaallah kami juga siap kalau program ini sudah resmi berjalan," tutupnya.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.