Pj Wali Kota Pekanbaru Terjaring OTT
CERITA miris terkait korupsi di Indonesia makin panjang. Terbaru, operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Pekanbaru, Riau menciduk Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa. Fakta yang membuat mengelus dada, dia baru 6 bulan--dilantik 22 Mei 2024--menduduki kursi orang nomor satu di Kota Pekanbaru. Di waktu yang relatif pendek tersebut, korupsinya cukup besar karena KPK berhasil menyita uang tunai sekitar Rp 1 miliar. Tak sendiri, Risnandar ditangkap bersama 8 orang dalam operasi senyap kali ini. Komisi anti-rasuah menyebut modusnya konyol. Risnandar diduga menggunakan uang bendahara di daerah Pekanbaru untuk pengadaan barang dan jasa fiktif. Dia mengambil uang tunai, kemudian dibagi-bagi dengan bukti pengeluaran palsu. Selain itu, Risnandar diduga melakukan pungutan kepada Kepala-kepala dinas dan juga masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti rumah sakit umum daerah. Harapan Indonesia bebas koruptor tampaknya berat terwujud, karena di 2024 saja sudah ada sekitar 5 kepala daerah digiring KPK. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/12/04122024.pdf
[3d-flip-book id="207599" ][/3d-flip-book]