04 April 2025

Get In Touch

Lebih Dari 2.500 Personel Siap Amankan TPS di Kota Malang

Personel Gabungan dari TNI/Polri dan Linmas usai melaksanakan Apel pergeseran menuju ke TPS di Pilkada Kota Malang, Selasa (26/11/2024). (Santi/Lenteratoday)
Personel Gabungan dari TNI/Polri dan Linmas usai melaksanakan Apel pergeseran menuju ke TPS di Pilkada Kota Malang, Selasa (26/11/2024). (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Lebih dari dari 2.500 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Linmas dikerahkan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Kota Malang.

Dalam apel pergeseran pasukan yang digelar pada Selasa (26/11/2024) Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, memastikan seluruh personel siap menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menjamin kesehatan para petugas dengan dukungan fasilitas BPJS dan pengawasan ketat dari puskesmas setempat.

"Jumlah personel yang pergeseran di TPS kurang lebih kalau dari Polri ada 557 personel, kemudian dari TNI ada 214, kemudian dengan linmasnya ada sekitar 2.360, jadi ini semuanya luar biasa," ujar Kombes Pol Nanang, ditemui usai Apel Pergeseran Pasukan.

Apel Gelar Pasukan Pergeseran Personel Pengamanan TPS di Kota Malang, Selasa (26/11/2024). (Santi/Lenteratoday)

Nanang menambahkan, seluruh TPS atau sebanyak 1.188 TPS di Kota Malang dikategorikan sebagai TPS "kurang rawan." Penempatan personel, menurutnya, dilakukan berdasarkan tingkat kerawanan yang telah dipetakan sebelumnya.

"Alhamdulillah, semua TPS kami masuk kategori kurang rawan. Namun, kami tetap siaga, dan jika eskalasi meningkat, penyesuaian jumlah personel akan dilakukan," jelasnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menegaskan seluruh personel linmas, petugas KPPS termasuk PPK dan PPS telah siap menjalankan tugas di lapangan.

Pemkot Malang, lanjut Iwan, telah memberikan perhatian khusus pada kesehatan petugas, mengingat pengalaman Pemilu di Februari 2024 lalu yang sempat diwarnai insiden kelelahan hingga meninggalnya satu orang petugas Linmas.

"Kami telah membagikan vitamin kepada seluruh petugas, baik yang bertugas di TPS maupun yang menangani logistik Pilkada. Selain itu, kami juga menyediakan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi seluruh petugas,” paparnya.

Iwan juga meminta Dinas Kesehatan Kota Malang untuk berkoordinasi dengan puskesmas guna memastikan layanan kesehatan selama Pilkada. “Kami meminta setiap puskesmas siap memberikan pertolongan apabila ada petugas yang membutuhkan bantuan medis. Langkah ini untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar tanpa kendala kesehatan,” tegasnya. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.