Prabowo Minta Besaran dan Skema Tuntas dalam 2 Pekan
PEMERINTAH getol melakukan konsolidasi terkait wacana mengubah skema subsidi bahan bakar minyak (BBM) berbasis komoditas menjadi bantuan langsung tunai (BLT). Bahkan dalam rapat terbatas sektor energi, Rabu (30/10/2024) Presiden Prabowo Subianto mengarahkan besaran subsidi yang bakal diberikan ke masyarakat diselesaikan dalam 2 pekan ke depan ke depan. Di tengah kabar perubahan cara pemberian subsidi bensin, isu mencuat dari sektor properti. Dikatakan kelompok pengusaha Real Estat Indonesia (REI), sebagian subsidi BBM dan LPG (elpiji) akan dialihkan menjadi subsidi angsuran rakyat untuk kepemilikan rumah. Diketahui, Prabowo memiliki target membangun 2 juta rumah per tahun di pedesaan pada masa jabatannya. Sebagai catatan, anggaran subsidi energi ditetapkan Rp204,53 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/10/31102024.pdf
[3d-flip-book id="202433" ][/3d-flip-book]