
SURABAYA (Lenteratoday)- Dalam rangka merayakan momen Halloween di bulan Oktober ini, Java Paragon Hotel & Residences Surabaya mengadakan kegiatan Halloween Fun Painting.
Kegiatan yang berlangsung di The Avenue Lounge Bar ini meliputi melukis wajah dan tes bakat anak dengan finger print.
General Manager Java Paragon Hotel & Residences Surabaya, Erly Rizka mengatakan, lebih dari 35 anak antusias mengikuti Halloween Fun Painting. Setiap orang tua melukis wajah atau tangan sang anak dengan tema halloween yang akan dipandu oleh tim dari Bantex Indonesia.
"Java Paragon Hotel turut serta menyemarakkan bulan Oktober ini dengan berbagai macam kegiatan. Salah satunya adalah Halloween Fun Painting. Kita ingin di momen halloween ini hari libur anak tidak terbuang sia-sia. Anak-anak bisa menambah kreativitas sementara orang tua bisa menambah wawasan tentang parenting," ucapnya, Minggu (27/10/2024).
Selain face painting, peserta juga bisa mengecek pertumbuhan gigi anak dan melakukan konsultasi kesehatan gratis dari Rumah Sakit Lombok 22 Flores.
"Tak hanya itu, peserta juga dapat konsultasi mengenai minat dan bakat sang anak dengan cara finger print dari Fingerprint Test Dermatoglyphics Consulting Peak Performance secara gratis," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Owner Fingerprint Test Dermatoglyphics Consulting, Bathari Pradnya menuturkan, jika metode finger print test untuk mengatahui minat bakat anak ini mulai dikenal sejak tahun 2000-an di Surabaya dan berkembang hingga saat ini.
"Melalui finger print, orang tua bisa mengetahui potensi, karakter dan juga kelemahan sang anak sejak dini. Sehingga orang tua bisa hemat karena tidak perlu menjajal semua hal apa yang cocok untuk sang buah hati. Dan untuk keakurasiannya ini diangka 90-95% loh,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu peserta Joyce Angela mengaku senang lantaran bisa mengisi waktu akhir pekan bersam sang anak lewat kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat bagus ya karena buat ngisi anak-anak pas liburan sama melatih kreativitas anak dan juga percaya diri anak. Dan yang paling kami tunggu adalah sesi untuk finger print tesnya. Saya sebagai orang tua butuh untuk mengarahkan bakat anak harus kemana nih untuk kedepannya agar lebih terarah masa depannya,” tukasnya.
Reporter: Amanah / Co-Editor: Nei-Dya