07 April 2025

Get In Touch

Pemkot Kediri Latih Nakes Bahasa Isyarat untuk Tuna Rungu dan Tuna Wicara

Pj Wali Kota Kediri, Zanariah saat mencoba mempraktikkan bahasa isyarat
Pj Wali Kota Kediri, Zanariah saat mencoba mempraktikkan bahasa isyarat

KEDIRi (Lenteratoday) -Pemerintah Kota Kediri menggelar Workshop Bahasa Isyarat Indonesia bagi Tenaga Kesehatan, Sabtu (26/10/24).

Pemahaman bahasa isyarat oleh tenaga kesehatan (nakes) bisa menghilangkan dan menyamankan pasien disabilitas tuna wicara serta tuna rungu.

Pj wali Kota Zanariah menghadiri kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Provinsi Jawa Timur tersebut mengapresiasi penyelenggaraan yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Kediri.

"Nakes lah yang akan bertemu langsung dengan pasien tunarungu dan tunawicara,” ujar Zanariah.

Diharapkan pembekalan bahasa isyarat ini melebur sekat komunikasi antara nakes dan pasien tunawicara serta tunarungu.

"Pada akhirnya tercipta komunikasi yang baik dan efektif. Selain itu, dengan bisa Bahasa Isyarat Indonesia ini, semoga meningkatkan empati kita pada mereka yang tunarungu dan tunawicara," jelasnya.

Hadir pula dalam acara ini, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Kepala Puskesmas se-Kota Kediri, Ketua Gerkatin Provinsi Jawa Timur Maskurun, serta para tenaga kesehatan dari puskesmas, RSUD, Dinas Kesehatan dan Labkesda Kota Kediri.

Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.