05 April 2025

Get In Touch

Politisi Senior India Tewas Ditembak Anggota Geng Kriminal

Politisi senior India, Baba Siddique.(foto:ist/IG@babasiddiqueofficial/CNBC Indonesia)
Politisi senior India, Baba Siddique.(foto:ist/IG@babasiddiqueofficial/CNBC Indonesia)

MUMBAI (Lenteratoday) - Seorang politisi senior India dan mantan menteri di negara bagian Maharashtra, Baba Siddique tewas dalam penembakan tragis di pusat keuangan India, Mumbai pada, Sabtu(12/10/2024).

Insiden naas tersebut terjadi, hanya beberapa minggu menjelang pemilihan penting di negara bagian tersebut.

Berdasarkan laporan media lokal, Siddique ditembak berkali-kali di bagian dada tepat di depan kantor anaknya di Mumbai. Polisi saat ini tengah menyelidiki keterlibatan geng kriminal terkenal, dalam insiden tersebut.

Wakil Ketua Menteri Maharashtra, Ajit Pawar sekaligus rekan satu partai dengan Siddique cukup terkejut dengan serangan tersebut. Ia menyebut serangan ini sebagai tindakan pengecut.

"Insiden ini akan diselidiki secara menyeluruh, dan tindakan tegas akan diambil terhadap para pelaku," kata Pawar dikutip dari Channel News Asia, Minggu(13/10/2024).

Menurut laporan Hindustan Times, dua tersangka telah berhasil ditangkap dan polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat.

Saluran berita NDTV melaporkan bahwa kedua tersangka tersebut mengaku berafiliasi dengan geng Lawrence Bishnoi, yang dikenal terlibat dalam berbagai aksi kriminal di India. Bishnoi sendiri saat ini berada dalam tahanan, atas tuduhan mengendalikan operasi geng yang telah melakukan banyak pembunuhan.

Penembakan ini terjadi setelah pengamanan terhadap Siddique ditingkatkan beberapa minggu lalu, karena ia menerima ancaman pembunuhan. Kejadian ini memicu kekhawatiran akan stabilitas keamanan di tengah persiapan Pemilu, yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini.

"Dalang di balik serangan ini juga akan ditangkap," tambah Pawar.

Siddique dikenal sebagai politisi yang memiliki hubungan dekat dengan banyak bintang Bollywood, dan sering mengadakan pesta besar.

Sumber: CNBC Indonesia/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.