06 April 2025

Get In Touch

Garuda Indonesia Delay 12 Jam, Jamaah Haji Kecewa

KNO 03 Delay 12 Jam, Jemaah Ungkap Kekecewaan Terhadap Garuda Indonesia. (Kemenag)
KNO 03 Delay 12 Jam, Jemaah Ungkap Kekecewaan Terhadap Garuda Indonesia. (Kemenag)

MADINAH (Lenteratoday) - Jamaah haji kembali kecewa dengan maskapai Garuda Indonesia karena kepulangan ke Tanah Air kembali diwarnai penundaan (delay) hingga dua belas jam.

Jamaah kelompok terbang (kloter) 3 Embarkasi Kualanamu (KNO 03) seharusnya berangkat pukul 18.00 Waktu Arab Saudi. Namun, posisi jamaah sejak Selasa siang (25/6/2024), sudah diberangkatlkan dari hotel dengan bus menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Saat itu, baru diinformasikan bahwa ada penundaan keberangkatan. Sehingga, bus kembali lagi ke hotel dan jamaah pun masuk kembali ke kamar. Hal ini memicu kekecewaan jamaah.

“Jadwal kepulangan kami ke Tanah Air itu seharusnya pukul 18.00 WAS, ternyata ada keterlambatan yang cukup lama, kurang lebih 12 jam. Tadi siang kami sudah menuju Bandara kemudian dapat info penundaan sehingga kami kembali lagi ke hotel,” ujar Maluddin, salah satu jamaah haji KNO-03, di Taiba Suite Hotel Madinah, Rabu (26/6/2024).

Menurut Mauluddin, penundaan juga terjadi saat berangkat dari Tanah Air menuju Tanah Suci, Dia merasa kecewe karena penundaan itu terulang lagi saat kepulangan. "Kami kembali mengalami penundaan 12 jam. Saat ini pukul 24.00 WAS, jamaah KNO 03 tengah menunggu bus untuk kembali menuju Bandara sebab dijadwalkan terbang ke Tanah Air pada pagi harinya," sebut Mauluddin.

Jamaah lainnya, Eka Khairani, merasa kecewa terhadap Garuda Indonesia atas persoalan delay penerbangan. Terlebih lagi penundaan juga terjadi saat keberangkatan dari Tanah Air dan kini terulang saat pemulangan dari Tanah Suci. Dia berharap kejadian sepert ini tidak terjadi kepada jemaah dari kloter-kloter lain.

“Kami mengalami penundaan 12 jam, kami tidak tahu di mana kendalanya kenapa bisa seperti ini, ke depannya mungkin jadi suatu evaluasi kepada Garuda supaya tidak terlantar. Kami bahkan sempat ketakutan akan terlantar di bandara,” kata Eka.

Rombongan jamaah KNO-03 sedianya terjadwal akan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pukul 18.40 WAS, 25 Juni 2024. Namun informasi mendadak didapat jemaah, bahwa pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan mundur pada 26 Juni 2024 pagi, sekitar pukul 06.45 WAS

“Kita menyanyangkan keterlambatan yang dialami jamaah KNO 03, dan kita berharap Garuda Indonesia untuk profesional melakukan perbaikan layanan agar masalah penerbangan jamaah haji Indonesia tidak terjadi lagi​​​​​​​. Mengingat pelayanan kepada jamaah haji sudah kita upayakan semaksimal mungkin jangan malah timbul persoalan saat kepulangan jamaah,” ungkap Kepala Daerah Kerja Madinah, Ali Machzumi.

Ali berharap tidak ada lagi keterlambatan pada jadwal kepulangan jamaah haji Indonesia, terutama nanti saat kepulangan gelombang ke-2. “Jika di gelombang kedua kepulangan jamaah haji terjadi penundaan, tentu akan sangat berdampak, akan ada efek domino yang akan memengaruhi jadwal berikutnya, apalagi jadwal dan kloter (kloter) yang akan diberangkatkan akan banyak sekali,” tandas Ali. (*)

Sumber : Kemenag | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.