06 April 2025

Get In Touch

Bolen Malang Mengglobal, Pengusaha Lokal Sukses Ekspor ke Paris

Proses produksi Bolen Malang, Kecamatan Lowokwaru. (Santi/Lenteratoday)
Proses produksi Bolen Malang, Kecamatan Lowokwaru. (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Bolen Malang, yang dirintis oleh Ismiati Sholihah sejak 2018, kini tidak hanya menjadi oleh-oleh khas Malang, namun juga menembus pasar global, termasuk Paris. Produk-produk unggulan dari Fairuziba, merek dagangnya, mendapat sambutan hangat dari konsumen lokal hingga mancanegara.

"Kalau bolen kan biasanya dari Bandung. Tapi saya ingin ada khas bolen dari Malang yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh juga. Akhirnya, saya menciptakan bolen apel, salah satu buah khas Malang," ujar Ismiati.

Produk-produk Bolen Malang yang dipasarkannya mencakup berbagai varian seperti apel, pisang coklat, dan pisang keju. Selain bolen, Ismiati juga memproduksi brownies dan kue kering dengan berbagai varian rasa.

"Alhamdulillah, banyak yang order berulang-ulang, baik itu dari luar kota, luar pulau. Sampai ke luar negeri seperti Malaysia, Hongkong, Singapura, bahkan sampai ke Paris juga," katanya.

Respon positif dari pasar lokal dan internasional mendorong Ismiati untuk terus mengembangkan usahanya.

Menurutnya, pemasaran dilakukan baik secara online melalui platform e-commerce dan Instagram, maupun secara offline di toko oleh-oleh di Malang Raya, Surabaya, Bali, dan Solo.

Dalam sehari, Ismiati menyebutkan, usaha Bolen Malang ini dapat memproduksi hingga 2000-3000 bolen. Untuk memenuhi permintaan tersebut, Ismiati mempekerjakan tiga orang tenaga produksi dan dua orang kurir. "Kalau weekday 50 box, satu boxnya isi 10 biji. Kalau weekend itu bisa sampai 200 box," terang Ismiati.

Meskipun telah meraih kesuksesan, Ismiati mengakui adanya tantangan dalam menjaga kualitas produk selama pengiriman jarak jauh. "Tahanannya itu kan 7 hari di suhu ruang. Kalau dikirim ke luar kota atau luar pulau agak risiko," ungkapnya.

Sebagai informasi, harga yang ditawarkan untuk bolen Malang ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 25 ribu untuk isi 4, Rp 40 ribu untuk isi 6, hingga Rp 65 ribu untuk isi 10. Sementara untuk brownies, harga dibanderol mulai Rp 50 ribu per kotak isi 8 dan Rp 25 ribu per kotak isi 4.

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.