06 April 2025

Get In Touch

Besok, Jamaah Haji Mulai Berangkat dari Madinah ke Makkah

Kepala Daerah Kerja (kadaker) Madinah, Ali Machzumi di Madinah, Minggu (19/5/2024). (foto kemenag)
Kepala Daerah Kerja (kadaker) Madinah, Ali Machzumi di Madinah, Minggu (19/5/2024). (foto kemenag)

MADINAH (Lenteratoday) - Jamaah haji Indonesia yang saat ini berada di Madinah mulai besok Senin (20/5/2024) akan mulai diberangkatkan secara bertahap menuju Makkah Al-Mukarramah. Setidaknya, ada delapan kelompok terbang (kloter) diberangkatkan pada hari pertama pergerakan dari Madinah ke Makkah.

Sebanyak 52.116 jamaah haji yang tergabung dalam 134 kloter sudah tiba di Kota Madinah sejak 12 Mei 2024. Jamaah haji ini diterbangkan dalam gelombang satu dari tanah air menuju bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Mereka tinggal di Madinah sekitar sembilan hari untuk selanjutnya diberangkatkan menuju kota kelahiran Nabi Muhammad Saw.

"Jamaah haji Indonesia akan mulai didorong dari Madinah menuju Makkah pada 20 Mei 2024. Pendorongan pertama ini akan dilakukan kepada delapan kloter jamaah haji," terang Kepala Daerah Kerja (kadaker) Madinah, Ali Machzumi di Madinah, Minggu (19/5/2024).

"Kami harap pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah berjalan lancar. Jamaah haji bisa tiba dengan selamat di Kota Makkah. Insya Allah nanti akan melaksanakan puncak ibadah haji pada 9 Zulhijjah," ungkap Ali.

Secara teknis, kata Ali, jamaah haji akan diberangkatkan ke Makkah dalam tiga tahap. Pemberangkatan pertama, pukul enam pagi Waktu Arab Saudi (WAS), kemudian pukul 14.00 WAS atau setelah Zuhur, lalu tahap ketiga setelah Asar.

"Sebelum diberangkatkan ke Makkah, jamaah akan mengambil miqat di Bir Ali. Bagi jamaah lansia tidak perlu turun dari bus. Jamaah lansia bisa mengambil miqat di atas bus," jelas Ali.

Ali mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan mitigasi untuk kesiapan bus dan makanan selama perjalanan, termasuk kesiapan petugas di Sektor Bir Ali, untuk menyambut jamaah haji yang akan mengambil miqat.

"Kita sudah melakukan persiapan untuk proses pendorongan ini. Semua sektor telah kita ingatkan untuk menginformasikan kepada jamaah haji teknis keberangkatan, agar jamaah lebih tertib," harap Ali.

Di samping itu, lanjut Ali, tim kesehatan Daker Madinah juga menyiapkan pampers jika ada yang membutuhkan dalam perjalanan. Ini salah satu prioritas layanan kepada jamaah lansia.

"Khusus untuk lansia, posisi duduk di atas bus akan disusun di bagian depan dan lorong agar memudahkan evakuasi saat tiba di Makkah," tandasnya. (*)

​​​​​​​Sumber : Rls Kemenag | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.