07 April 2025

Get In Touch

Lepas Jamaah Haji Kloter Pertama, Ini Pesan Pj Gubernur Jatim

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (tengah) saat melepas keberangkatan kloter pertama jamaah haji Embarkasi Surabaya yang akan langsung menuju Madinah, Sabtu (11/5/2024) malam. (Foto humas embarkasi surabaya)
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (tengah) saat melepas keberangkatan kloter pertama jamaah haji Embarkasi Surabaya yang akan langsung menuju Madinah, Sabtu (11/5/2024) malam. (Foto humas embarkasi surabaya)

SURABAYA (Lenteratoday) – Penjabat (Pj) Gubenur Jawa Timur, Adhy Karyono, melepas Kloter pertama jamaah haji Embarkasi Surabaya tahun 1445 H/2024 M ke Tanah Suci pada Sabtu (11/5/2024) pukul 23.50 WIB.

Kloter pertama yang dilepas adalah jamaah haji berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Kloter pertama berjumlah 371 jamaah terdiri dari 366 jamaah haji, 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) serta 3 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Untuk Kloter pertama ini menggunakan pesawat Saudia Arabian Airlines dengan Nomor Flight SV 5269 yang akan diberangkatkan dari Bandara Juanda dan langsung menuju Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah Arab Saudi pada Minggu (12/5/2024).

Pj. Gubernur menyampaikan rasa syukurnya karena tahun ini Embarkasi Surabaya memperoleh layanan fast track Mecca Route dari Pemerintah Arab Saudi. “Alhamdulillah tahun ini Embarkasi Surabaya mendapat layanan fast track. Seolah-olah ketika kita tiba di Arab Saudi tidak ada proses keimigrasian karena sudah dilakukan di Bandara Juanda,” tuturnya.

Ia meyakini pemberian layanan ini karena Jawa Timur dengan jumlah jamaah haji yang luar biasa banyak tapi mampu menyelenggarakan ibadah haji dengan baik. Adhy juga mengingatkan para jamaah bahwa mereka adalah tamu Alloh dan pada hakikatmya dapat berdoa secara langsung dengan Alloh SWT.

“Jaga kesehatan. Sehat adalah modal agar bisa menjalankan ibadah haji dengan baik. Bapak/Ibu harus sadar bahwa perjalanannya ke Tanah Suci bukan perjalanan biasa. Bapak/Ibu adalah pilihan Alloh,” tuturnya.

Adhy juga berharap agar jemaah diberikan kekuatan sehingga semua proses ibadah haji dapat terlaksana dengan baik. “Semoga kembali dalam keadaan sehat walafiat dan menjadi haji mabrur,” tuturnya.

Pesan lain yang disampaikan Pj Gubernur, Indonesia adalah jemaah yang terkenal tertib dan santun, oleh kerananya, ia minta para jamaah agar selalu menjaga nama baik Indonesia dan mengindahkan norma-norma yang berlaku di Arab Saudi.

“Bajonegoro pertama kali datang sehingga menjadi contoh bagi yang lain karena itu bersikaplah yang baik,” pesannya.

Sementara itu, Direktur Bina Haji, Arsad Hidayat menjelaskan ibadah haji adalah ibadah yang amat sangat mengandalkan stamina fisik yang prima, karenanya menjadi keniscayaan tidak bisa tidak, kesehatan menjadi yang utama.

“Kita harus ingat bahwa puncak ibadah haji adalah wukuf di Arafah. Karena bapak/ibu sekalian adalah kloter awal yang akan tiba lebih dahulu di Madinah dan beberapa Minggu tinggal di Mekkah sebelum wukuf, maka mohon dijaga betul kesehatannya, jangan terlau diforsir untuk beribadah, mohon diimbangi dengan kondisi kesehatan kita” ujar Arsad.

Arsad menjelaskan tema haji 2024 adalah haji ramah lansia karena sekitar 45 ribu jamaah Indonesia adalah lansia. “Seluruh layanan mulai di tanah air hingga di tanah suci diupayakan ramah lansia,” ujarnya.

Menurut Arsad, seremoni pelepasan maksimal 30 menit agar para lansia tidak diberi beban yang berat.

Acara pelepasan ini juga dihadiri Plt Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Mufi Imron Rosyadi serta para pejabat instansi vertical dan kepala OPD Provinsi Timur. Dari kloter pertama, semua jamaah dapat diberangkatkan sehingga tidak ada jamaah yang mengalami penundaan. (ADV)

Sumber : Rls | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.