05 April 2025

Get In Touch

Satgas TPPO Polri Tangkap 1.361 Tersangka Sepanjang 2023, Kapolri Sebut Naik 691%

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA (Lenteratoday)-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan pencapaian Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri sepanjang tahun 2023. Ada 290 perkara perdagangan orang dengan ribuan tersangka yang telah dibongkar oleh satgas. Jumlah ini mengalami peningkatan drastis dibanding tahun sebelumnya.

"Satgas TPPO Polri berhasil meningkatkan kinerja penegakan hukum, di mana sepanjang tahun 2023 kami berhasil menyelesaikan 290 perkara atau naik 339 persen jika dibandingkan tahun 2022 sebelum kami ditunjuk menjadi ketua harian gugus tugas," ucap Sigit dalam Rilis Akhir Tahun 2023, Rabu (27/12/2023).

Dari ratusan perkara yang telah diungkap, ada 1.361 tersangka yang ditangkap. Jumlah ini pun mengalami peningkatan dibanding tahun 2022 lalu.

"Kemudian peningkatan penyelesaian perkara ini juga dibarengi dengan peningkatan jumlah tersangka, dimana tahun 2023 terdapat 1.361 tersangka atau meningkat 691 persen dibandingkan 2022," papar Sigit.

Sigit menjelaskan, Satgas TPPO ini dibentuk setelah ditemukannya 269 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perdagangan orang di Filipina."Melihat temuan tersebut kemudian pemerintah melakukan langkah cepat untuk memberantas TPPO. Pada saat rapat terbatas, presiden menujuk Polri sebagai leading sektor, di mana Kapolri ditugaskan sebagai ketua harian gugus tugas dan kami kemudian membentuk Satgas TPPO Polri," ujarnya.

Beberapa kasus menonjol yang telah diungkap di antaranya adalah perdagangan orang jaringan Arab Saudi. Ada 15 tersangka yang ditangkap dalam perkara tersebut.

Selain itu, ada pula kasus perdagangan orang yang melibatkan jaringan perdagangan organ."TPPO jaringan penjualan ginjal dengan 13 tersangka dan 10 korban," ucapnya.

Reporter: dya,rls/ Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.